<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss" xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
		>
<channel>
	<title>Komentar untuk Draft Corner</title>
	<atom:link href="http://nandobase.wordpress.com/comments/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://nandobase.wordpress.com</link>
	<description>A Place for a Dreamer</description>
	<lastBuildDate>Wed, 15 May 2013 18:45:15 +0000</lastBuildDate>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.com/</generator>
	<item>
		<title>Komentar di Al Basyar, Manusia sebelum Nabi Adam oleh Anonymous</title>
		<link>http://nandobase.wordpress.com/2011/02/26/al-basyar-manusia-sebelum-nabi-adam/#comment-9356</link>
		<dc:creator><![CDATA[Anonymous]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 15 May 2013 18:45:15 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://nandobase.wordpress.com/?p=120#comment-9356</guid>
		<description><![CDATA[Yg d bhas pertma adalh kulitx bkn isinya. Klu brbcra isi at sipt manusiax it sblm ad alm dunia yg jels mash jau trciptx sprti sblum adam.ad memng tpi blm brbntuk kasar/syariat. Jd gk ush brdebt.krna tdk akn ad hbsx.]]></description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Yg d bhas pertma adalh kulitx bkn isinya. Klu brbcra isi at sipt manusiax it sblm ad alm dunia yg jels mash jau trciptx sprti sblum adam.ad memng tpi blm brbntuk kasar/syariat. Jd gk ush brdebt.krna tdk akn ad hbsx.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Komentar di Al Basyar, Manusia sebelum Nabi Adam oleh Rama Dhani</title>
		<link>http://nandobase.wordpress.com/2011/02/26/al-basyar-manusia-sebelum-nabi-adam/#comment-9348</link>
		<dc:creator><![CDATA[Rama Dhani]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 15 May 2013 11:56:20 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://nandobase.wordpress.com/?p=120#comment-9348</guid>
		<description><![CDATA[kata terakhir disebut NABI ADAM BUKAN MANUSIA PERTAMA
dalam al-qur&#039;an jelas disebut adam manusia pertama yang akan tinggal di bumi
YANG BENER YG MANA YA ?
ITU BUKU ATAU AL-QUR&#039;AN]]></description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>kata terakhir disebut NABI ADAM BUKAN MANUSIA PERTAMA<br />
dalam al-qur&#8217;an jelas disebut adam manusia pertama yang akan tinggal di bumi<br />
YANG BENER YG MANA YA ?<br />
ITU BUKU ATAU AL-QUR&#8217;AN</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Komentar di Al Basyar, Manusia sebelum Nabi Adam oleh Anonymous</title>
		<link>http://nandobase.wordpress.com/2011/02/26/al-basyar-manusia-sebelum-nabi-adam/#comment-9347</link>
		<dc:creator><![CDATA[Anonymous]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 15 May 2013 11:50:27 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://nandobase.wordpress.com/?p=120#comment-9347</guid>
		<description><![CDATA[menurut kata-kata terakhir : nabi adam bukan manusia pertama
dalam al-qur&#039;an kan sudah jelas disebut adam manusia pertama yang akan tinggal di bumi 
jadi mana yang bener ?]]></description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>menurut kata-kata terakhir : nabi adam bukan manusia pertama<br />
dalam al-qur&#8217;an kan sudah jelas disebut adam manusia pertama yang akan tinggal di bumi<br />
jadi mana yang bener ?</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Komentar di Al Basyar, Manusia sebelum Nabi Adam oleh alam</title>
		<link>http://nandobase.wordpress.com/2011/02/26/al-basyar-manusia-sebelum-nabi-adam/#comment-9270</link>
		<dc:creator><![CDATA[alam]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 12 May 2013 08:29:08 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://nandobase.wordpress.com/?p=120#comment-9270</guid>
		<description><![CDATA[koreksi oom penulis blog, Adam hidup sekitar 15.000 tahun yang lalu...]]></description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>koreksi oom penulis blog, Adam hidup sekitar 15.000 tahun yang lalu&#8230;</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Komentar di Al Basyar, Manusia sebelum Nabi Adam oleh Norharliansyah</title>
		<link>http://nandobase.wordpress.com/2011/02/26/al-basyar-manusia-sebelum-nabi-adam/#comment-9195</link>
		<dc:creator><![CDATA[Norharliansyah]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 08 May 2013 13:24:08 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://nandobase.wordpress.com/?p=120#comment-9195</guid>
		<description><![CDATA[SEMOGA TERCERAHKAN
Drama kehidupan manusia berlangsung dan mulai diperdebatkan, adalah tentang siapa manusia pertama yang menghuni bumi ini?, beberapa peneliti berlomba-lomba mencari kebenaran ilmiah tentang hal ini, yang santer terdengar adalah datang dari para arkeolog. Tentu kita masih ingat tentang teori Darwinism yang mengatakan bahwa manusia berasal atau nenek moyang kita dari kera, seringkali disebut dengan teori evolusi yang begitu kontroversial dan mendapat penentangan keras dari para agamawan dunia. Sebenarnya ada aspek yang perlu kita pinjam dari pemikiran Darwinism ini, mungkin yang dimaksud oleh pemikirannya (Darwinsm), adalah manusia purba yang mendekati bentuk atau morfologisnya hampir serupa dengan manusia seperti homo sapiens, tidak keliru sebenarnya kalau coba kita tinjau menggunakan referensi Al-Qur’an, dikatakan dalam Al-Qur’an bahwa manusia yang pertama diciptakan adalah Adam AS. Dalam QS. Al-Baqarah(2) : 30 Allah SWT berfirman, yang artinya : “Dan ingatlah ketika Tuhanmu berkata kepada malaikat:Sesungguhnya Aku akan menjadikan seorang khalifah di muka bumi. Malaikat berkata : mengapa Engkau menjadikan di muka bumi itu orang akan membuat kerusakan dan pertumpahan darah. Padahal kami senantiasa bertasbih dengan memuji dan mensucikan Engkau. Tuhan mengatakan : Sesungguhnya Aku lebih tahu segala sesuatu yang kamu tidak mengetahuinya.”
Maka, lantas kita perlu menelusuri pemahaman dari petikan dialog antara Allah dan malaikat tersebut, pertama : bagaimanakah malaikat tahu, bahwa makhluk yang akan diciptakan tersebut akan berbuat kerusakan dan pertumpahan darah, sedangkan sifat malaikat tidaklah mampu mendahului Ilmu Allah SWT? Ada pengecualian disini, kenapa malaikat bisa tahu bahwa makhluk yang bernama manusia akan bersifat demikian, jawabnya sudah ada perwujudan fisik yakni manusia purba (homo sapiens), yang mengilhami penilaian malaikat yang berdialog dengan Allah SWT ini. Apakah Adam AS adalah manusia purba, tentulah jawabnya bukan. Beberapa peneliti yang mendukung teori Darwinsm berpendapat bahwa DNA kita dengan kera 99 persen memiliki kemiripan sesuai dengan pengkodean DNA (dioxyribonukleat acid) GA (purin) dan CT (pirimidyn) struktur DNA secara fisik sangat memungkinkan untuk mirip, namun kera atau manusia purba tetap bukanlah manusia, karena secara definisi, manusia adalah makhluk yang memiliki bio, psiko, sosial dan spiritual, inilah yang membedakannya. Lalu pertanyaan kita berlanjut dalam benak kita, bagaimanakah prosesnya Adam AS sebagai manusia pertama diciptakan?, untuk menjawab pertanyaan ini saya akan kembali meminjam referensi yang bersifat metafisis, yakni Al-Qur’an, dalam Al-Qur’an surat Ali Imran (3) : 6 Allah SWT berfirman, yang artinya : “Dialah yang membentuk kamu dalam rahim sebagaimana dikehendakiNya, tidak ada Tuhan melainkan Dia yang Maha Perkasa lagi Maha Bijaksana”. Jika demikian semua makhluk yang bernama “manusia” proses penciptaannya berlangsung di dalam rahim, ini juga meruntuhkan persepsi kita yang mungkin selama ini berpikir bahwa Adam AS diciptakan disuatu tempat yang jauh dari bumi tempat kita tinggal sekarang seperti di suatu langit, atau sebuah tempat yang disebut sebagai surga. Bagaimanakah proses konsepsi itu berlangsung? sedangkan dalam pemahaman agama Adam itu tidak memiliki Ayah, dari mana sel spermatozoid-nya?, karena dibutuhkan dua sel yakni sel sperma dan ovum sehingga terjadi proses konsepsi, jawabnya adalah seperti pemaparan saya diatas tentang unsur tanah dalam diri manusia, tanah memiliki berbagai jenis unsur yang terkandung di dalamnya, secara kompleks unsur itu juga terdapat dalam tubuh manusia meliputi kalsium, karbon, zat besi, protein dan asam amino, melewati proses yang panjang dan kompleks zat-zat yang dibutuhkan untuk menjadi sel spermatozoid adalah dengan seleksi alamiah, disinilah kita patut takjub melihat betapa besarnya kuasa Sang Maha Pencipta, kenapa demikian, karena zat-zat tertentu dari dalam tanah diserap oleh tanaman tertentu yang kemudian tanaman itu menghasilkan buah atau daun yang bisa dikonsumsi oleh manusia purba pada waktu itu yang kemudian dari saripati itulah muncul sel sperma, yang bertemu dalam rahim seorang manusia purba dan terjadilah proses penciptaan Adam AS. Apakah ini penentangan bagi pemahaman agama? Jawabnya tentulah tidak, kenapa demikian dalam sebuah ayat dalam Al-Qur’an Allah menerangkan bahwa penciptaan Adam AS itu sama seperti penciptaan  Isa AS, termaktub dalam Al-Qur’an surah Ali Imran (3) : 59 yang artinya “Sesungguhnya masalah penciptaan ‘Isa di sisi Allah itu seperti penciptaan Adam. Aku ciptakan dia dari tanah, kemudian dikatakan kepadanya kun fa yakuun”. Secara logika imajinasi, banyak daripada kita berpikir bahwa Allah SWT menciptakan kita dari tanah kemudian membuatnya seperti patung lalu ditiupkan ruh, inilah yang keliru, maksud dari tanah itu adalah unsur-unsur yang seperti saya jelaskan di atas, sebagai logika bahwa penciptaan Isa AS sama dengan Adam AS, berarti Isa AS dan Adam AS sama-sama dijadikan di dalam rahim, bukan di luar rahim, apakah mungkin tanpa perkawinan terjadi proses konsepsi? Mungkin sekali, kenapa tidak? Dalam istilah kedokteran, peristiwa ini disebut dengan istilah Parthenogenesis, memang kejadian ini sangatlah langka namun tetap pernah terjadi sejarah mencatat dalam  peradaban dunia hal ini pernah terjadi dan di akui oleh kalangan ilmuwan dengan pendekatan mutasi genetika yang mungkin saja terjadi ketika pembentukan Adam AS di zaman itu, seperti adanya radiasi kosmik yang diperkirakan sangat tinggi, hal inilah yang juga membuat sifat dan fisik dari Adam AS berbeda dengan “ibunya”. Kembali lagi kesemuanya itu melewati proses seleksi alam yang kompleks dan sangat canggih sehingga perlu sejenak kita merenung inilah bukti adanya Sang Maha Pencipta Alam Semesta dan segala isinya.
 Sebagai kesimpulannya diterangkan dalam Q.S. Al-Mukminun : 12-14 yang artinya :”Dan sungguh Kami telah menciptakan manusia dari saripati tanah. Kemudian Kami menjadikannya air mani pada tempat yang kukuh dan terpelihara. Kemudian Kami menjadikannya air mani itu segumpal darah, lalu segumpal darah itu Kami jadikan segumpal daging, lalu segumpal daging itu Kami jadikan tulang-tulang. Maka kami liputi tulang-tulang itu dengan daging, kemudian Kami menjadikannya satu bentuk yang lain. Maha Suci Allah, sebaik-baik Pencipta”.

Al Faqir,]]></description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>SEMOGA TERCERAHKAN<br />
Drama kehidupan manusia berlangsung dan mulai diperdebatkan, adalah tentang siapa manusia pertama yang menghuni bumi ini?, beberapa peneliti berlomba-lomba mencari kebenaran ilmiah tentang hal ini, yang santer terdengar adalah datang dari para arkeolog. Tentu kita masih ingat tentang teori Darwinism yang mengatakan bahwa manusia berasal atau nenek moyang kita dari kera, seringkali disebut dengan teori evolusi yang begitu kontroversial dan mendapat penentangan keras dari para agamawan dunia. Sebenarnya ada aspek yang perlu kita pinjam dari pemikiran Darwinism ini, mungkin yang dimaksud oleh pemikirannya (Darwinsm), adalah manusia purba yang mendekati bentuk atau morfologisnya hampir serupa dengan manusia seperti homo sapiens, tidak keliru sebenarnya kalau coba kita tinjau menggunakan referensi Al-Qur’an, dikatakan dalam Al-Qur’an bahwa manusia yang pertama diciptakan adalah Adam AS. Dalam QS. Al-Baqarah(2) : 30 Allah SWT berfirman, yang artinya : “Dan ingatlah ketika Tuhanmu berkata kepada malaikat:Sesungguhnya Aku akan menjadikan seorang khalifah di muka bumi. Malaikat berkata : mengapa Engkau menjadikan di muka bumi itu orang akan membuat kerusakan dan pertumpahan darah. Padahal kami senantiasa bertasbih dengan memuji dan mensucikan Engkau. Tuhan mengatakan : Sesungguhnya Aku lebih tahu segala sesuatu yang kamu tidak mengetahuinya.”<br />
Maka, lantas kita perlu menelusuri pemahaman dari petikan dialog antara Allah dan malaikat tersebut, pertama : bagaimanakah malaikat tahu, bahwa makhluk yang akan diciptakan tersebut akan berbuat kerusakan dan pertumpahan darah, sedangkan sifat malaikat tidaklah mampu mendahului Ilmu Allah SWT? Ada pengecualian disini, kenapa malaikat bisa tahu bahwa makhluk yang bernama manusia akan bersifat demikian, jawabnya sudah ada perwujudan fisik yakni manusia purba (homo sapiens), yang mengilhami penilaian malaikat yang berdialog dengan Allah SWT ini. Apakah Adam AS adalah manusia purba, tentulah jawabnya bukan. Beberapa peneliti yang mendukung teori Darwinsm berpendapat bahwa DNA kita dengan kera 99 persen memiliki kemiripan sesuai dengan pengkodean DNA (dioxyribonukleat acid) GA (purin) dan CT (pirimidyn) struktur DNA secara fisik sangat memungkinkan untuk mirip, namun kera atau manusia purba tetap bukanlah manusia, karena secara definisi, manusia adalah makhluk yang memiliki bio, psiko, sosial dan spiritual, inilah yang membedakannya. Lalu pertanyaan kita berlanjut dalam benak kita, bagaimanakah prosesnya Adam AS sebagai manusia pertama diciptakan?, untuk menjawab pertanyaan ini saya akan kembali meminjam referensi yang bersifat metafisis, yakni Al-Qur’an, dalam Al-Qur’an surat Ali Imran (3) : 6 Allah SWT berfirman, yang artinya : “Dialah yang membentuk kamu dalam rahim sebagaimana dikehendakiNya, tidak ada Tuhan melainkan Dia yang Maha Perkasa lagi Maha Bijaksana”. Jika demikian semua makhluk yang bernama “manusia” proses penciptaannya berlangsung di dalam rahim, ini juga meruntuhkan persepsi kita yang mungkin selama ini berpikir bahwa Adam AS diciptakan disuatu tempat yang jauh dari bumi tempat kita tinggal sekarang seperti di suatu langit, atau sebuah tempat yang disebut sebagai surga. Bagaimanakah proses konsepsi itu berlangsung? sedangkan dalam pemahaman agama Adam itu tidak memiliki Ayah, dari mana sel spermatozoid-nya?, karena dibutuhkan dua sel yakni sel sperma dan ovum sehingga terjadi proses konsepsi, jawabnya adalah seperti pemaparan saya diatas tentang unsur tanah dalam diri manusia, tanah memiliki berbagai jenis unsur yang terkandung di dalamnya, secara kompleks unsur itu juga terdapat dalam tubuh manusia meliputi kalsium, karbon, zat besi, protein dan asam amino, melewati proses yang panjang dan kompleks zat-zat yang dibutuhkan untuk menjadi sel spermatozoid adalah dengan seleksi alamiah, disinilah kita patut takjub melihat betapa besarnya kuasa Sang Maha Pencipta, kenapa demikian, karena zat-zat tertentu dari dalam tanah diserap oleh tanaman tertentu yang kemudian tanaman itu menghasilkan buah atau daun yang bisa dikonsumsi oleh manusia purba pada waktu itu yang kemudian dari saripati itulah muncul sel sperma, yang bertemu dalam rahim seorang manusia purba dan terjadilah proses penciptaan Adam AS. Apakah ini penentangan bagi pemahaman agama? Jawabnya tentulah tidak, kenapa demikian dalam sebuah ayat dalam Al-Qur’an Allah menerangkan bahwa penciptaan Adam AS itu sama seperti penciptaan  Isa AS, termaktub dalam Al-Qur’an surah Ali Imran (3) : 59 yang artinya “Sesungguhnya masalah penciptaan ‘Isa di sisi Allah itu seperti penciptaan Adam. Aku ciptakan dia dari tanah, kemudian dikatakan kepadanya kun fa yakuun”. Secara logika imajinasi, banyak daripada kita berpikir bahwa Allah SWT menciptakan kita dari tanah kemudian membuatnya seperti patung lalu ditiupkan ruh, inilah yang keliru, maksud dari tanah itu adalah unsur-unsur yang seperti saya jelaskan di atas, sebagai logika bahwa penciptaan Isa AS sama dengan Adam AS, berarti Isa AS dan Adam AS sama-sama dijadikan di dalam rahim, bukan di luar rahim, apakah mungkin tanpa perkawinan terjadi proses konsepsi? Mungkin sekali, kenapa tidak? Dalam istilah kedokteran, peristiwa ini disebut dengan istilah Parthenogenesis, memang kejadian ini sangatlah langka namun tetap pernah terjadi sejarah mencatat dalam  peradaban dunia hal ini pernah terjadi dan di akui oleh kalangan ilmuwan dengan pendekatan mutasi genetika yang mungkin saja terjadi ketika pembentukan Adam AS di zaman itu, seperti adanya radiasi kosmik yang diperkirakan sangat tinggi, hal inilah yang juga membuat sifat dan fisik dari Adam AS berbeda dengan “ibunya”. Kembali lagi kesemuanya itu melewati proses seleksi alam yang kompleks dan sangat canggih sehingga perlu sejenak kita merenung inilah bukti adanya Sang Maha Pencipta Alam Semesta dan segala isinya.<br />
 Sebagai kesimpulannya diterangkan dalam Q.S. Al-Mukminun : 12-14 yang artinya :”Dan sungguh Kami telah menciptakan manusia dari saripati tanah. Kemudian Kami menjadikannya air mani pada tempat yang kukuh dan terpelihara. Kemudian Kami menjadikannya air mani itu segumpal darah, lalu segumpal darah itu Kami jadikan segumpal daging, lalu segumpal daging itu Kami jadikan tulang-tulang. Maka kami liputi tulang-tulang itu dengan daging, kemudian Kami menjadikannya satu bentuk yang lain. Maha Suci Allah, sebaik-baik Pencipta”.</p>
<p>Al Faqir,</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Komentar di E-book Kedua oleh nandobase</title>
		<link>http://nandobase.wordpress.com/2013/04/30/e-book-kedua/#comment-9052</link>
		<dc:creator><![CDATA[nandobase]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 03 May 2013 07:15:19 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://nandobase.wordpress.com/?p=3750#comment-9052</guid>
		<description><![CDATA[Dibuka dulu ebook-nya, Say. Nanti di sebelah atas ada gambar tanda panah yang mengarah ke bawah. Di-klik aja. Oce, Say. :D]]></description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Dibuka dulu ebook-nya, Say. Nanti di sebelah atas ada gambar tanda panah yang mengarah ke bawah. Di-klik aja. Oce, Say. <img src='http://s0.wp.com/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' /> </p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Komentar di E-book Kedua oleh yisha</title>
		<link>http://nandobase.wordpress.com/2013/04/30/e-book-kedua/#comment-9047</link>
		<dc:creator><![CDATA[yisha]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 03 May 2013 00:42:18 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://nandobase.wordpress.com/?p=3750#comment-9047</guid>
		<description><![CDATA[udah, ka arman, yisha klik, yang muncul ebooknya, tapi ngga ke download............  :cry:
yisha baca full post nando.......  :cry:]]></description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>udah, ka arman, yisha klik, yang muncul ebooknya, tapi ngga ke download&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;  <img src='http://s2.wp.com/wp-includes/images/smilies/icon_cry.gif' alt=':cry:' class='wp-smiley' /><br />
yisha baca full post nando&#8230;&#8230;.  <img src='http://s2.wp.com/wp-includes/images/smilies/icon_cry.gif' alt=':cry:' class='wp-smiley' /> </p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Komentar di E-book Kedua oleh nandobase</title>
		<link>http://nandobase.wordpress.com/2013/04/30/e-book-kedua/#comment-9041</link>
		<dc:creator><![CDATA[nandobase]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 02 May 2013 12:41:54 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://nandobase.wordpress.com/?p=3750#comment-9041</guid>
		<description><![CDATA[Silakan, Sob. :D TQ]]></description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Silakan, Sob. <img src='http://s0.wp.com/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' />  TQ</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Komentar di E-book Kedua oleh nandobase</title>
		<link>http://nandobase.wordpress.com/2013/04/30/e-book-kedua/#comment-9040</link>
		<dc:creator><![CDATA[nandobase]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 02 May 2013 12:41:35 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://nandobase.wordpress.com/?p=3750#comment-9040</guid>
		<description><![CDATA[Biarkan aja mengalir sendiri ceritanya. Baru ditulis. Hehehe...]]></description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Biarkan aja mengalir sendiri ceritanya. Baru ditulis. Hehehe&#8230;</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Komentar di E-book Kedua oleh arman budiman</title>
		<link>http://nandobase.wordpress.com/2013/04/30/e-book-kedua/#comment-9028</link>
		<dc:creator><![CDATA[arman budiman]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 02 May 2013 02:35:51 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://nandobase.wordpress.com/?p=3750#comment-9028</guid>
		<description><![CDATA[cari kalimat :
&lt;code&gt;Judulnya; ‘Tabrak Lari’. Anda bisa membaca dan mendownloadnya di sini&lt;/code&gt;
klik tulisan disini :D]]></description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>cari kalimat :<br />
<code>Judulnya; ‘Tabrak Lari’. Anda bisa membaca dan mendownloadnya di sini</code><br />
klik tulisan disini <img src='http://s0.wp.com/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' /> </p>
]]></content:encoded>
	</item>
</channel>
</rss>
