Sang Pelukis Gagal

…..the Rise of Evil #1

Sebuah biografi seorang tokoh dunia dalam bentuk film miniseri. Pernah diputar di Indosiar beberapa tahun lalu secara utuh dari tengah malam hingga subuh. Saya tidak pernah mengetahui masa kecil tokoh ini sebelumnya. Beberapa hari setelah pemutaran film ini di Indosiar, saya langsung mencari dvd-nya. Di rumah, saya putar berulang-ulang sampai bosan. 🙂 Saya yakin banyak di antara rekan-rekan yang belum melihat filmnya.

Dia biasa dipanggil Addie oleh keluarganya. Lahir pada 20 April 1889. Ayahnya adalah pensiunan pegawai pemerintah Austria yang berwatak keras. Ibunya adalah seorang wanita penyabar yang sangat menyayangi Addie. Di usianya yang baru 10 tahun, Addie sudah sering menerima hukuman berupa pukulan dari ayahnya. Sepertinya sang ayah memang membencinya. Pak tua itu merasa Tuhan telah mengutuknya karena telah menikahi kemenakannya sendiri, ibu Addie. Dan Addie tidak pernah menunjukkan rasa hormat atau takut kepada ayahnya. Saat ayahnya tersedak dan jatuh terkapar menemui ajal pada tahun 1903, Addie hanya menoleh sebentar lalu melanjutkan makannya.

Selanjutnya Addie tinggal bersama ibu dan kakak perempuannya, half sister, Angela. Angela adalah anak ayahnya dengan istri sebelum ibu Addie.

Ibu Addie sangat yakin kalau Addie berbakat sebagai seniman lukis. Dan Addie percaya pada pendapat ibunya. Ia mengambil pelajaran melukis di sekolah walaupun ia mengalami kesulitan untuk mengikuti pelajaran tersebut. Saat ibunya sekarat, Addie berjanji bahwa suatu saat ia akan menjadi seniman terkenal.

Setelah sang ibu meninggal pada Desember 1907, Addie berangkat ke Vienna untuk melanjutkan pendidikan di Academy of Fine Arts Vienna. Tetapi sayang, pihak akademi tidak bersedia menerimanya dengan alasan ia tidak cukup berbakat sebagai seniman dan lebih cocok melanjutkan pendidikan di bidang arsitektur. Addie meninggalkan akademi tersebut dengan perasaan kecewa. Ia tahu, kalau ia tidak memiiki dasar yang cukup untuk sekolah arsitektur.

Karena tidak memiliki uang yang cukup, akhirnya Addie hidup menggelandang di Vienna. Tidur di bawah jembatan, emperan dan rumah penampungan. Saat antri minuman di dapur umum, ia terpengaruh omongan salah satu relawan dapur umum yang mengatakan bahwa kaum Yahudi telah menguasai dan memonopoli seluruh Austria. Mereka hidup senang dan kaya raya di tanah ras Arya sementara penduduk asli Austria hidup dalam kemiskinan.

Hmmm… Apakah anda sudah bisa menduga, siapa Addie ini?

(go to next chapter)

(koalisi partai)

Iklan

3 thoughts on “Sang Pelukis Gagal

  1. Ping-balik: Ubber Alles Der Panzer Germany | Sheanno's Blog

Ayo, Kasi Komentar doooong......

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s