Akta Kelahiran

Buat anda yang baru saja dikaruniai anak, saya ucapkan selamat untuk anda.🙂

Segeralah buatkan akte kelahiran untuk buah hati anda, karena kalau menunda-nunda, maka anda akan menghadapi masalah besar. Ada UU no. 23 tahun 2006 tentang Administrasi Kependudukan, pasal 27 ayat 1 yang sepertinya kurang disosialisasikan sehingga banyak yang belum tahu.

Intinya, jika anak anda lahir setelah diterbitkannya UU tersebut (tahun 2006), maka anda harus segera membuatkan akte-nya dalam 60 hari ke depan. Jika terlambat, maka anda tidak bisa membuatkan akte kelahiran anak anda sebelum melalui proses PENGADILAN. Jika pengadilan sudah mengakui anak anda sebagai anak yang sah dan sudah membuat surat penetapan resmi tentang status anak anda, maka anda baru bisa melanjutkan proses pembuatan akte kelahiran anak anda! LUAR BIASA. Dan biaya pembuatan akte yang normalnya berkisar antara Rp. 100.000 s/d Rp. 200.000, bisa membengkak menjadi jutaan rupiah.

Anda harus mempersiapkan semua berkas tentang anak dan keluarga anda secara lengkap. Anda harus membawa dua orang saksi yang bisa membuktikan kebenaran anda sebagai orangtua yang sah bagi anak anda. Kedua orang saksi ini nantinya akan dicecar oleh Hakim dengan pertanyaan-pertanyaan yang sangat memojokkan. Kalau anda tidak yakin bisa melewati proses pengadilan dengan sukses, maka anda harus mempersiapkan PENGACARA untuk menjadi tameng anda di pengadilan. Yang anda harus lakukan cuma mempersiapkan uang tambahan  beberapa juta lagi.😛

Setelah proses pengadilan dan pembuatan akta selesai, maka akta tersebut akan diterbitkan dengan keterangan tambahan seperti yang terlihat pada gambar di bawah ini;

Click to Enlarge

Maaf, sejumlah keterangan saya tutupi untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan. Yang perlu anda lihat adalah keterangan dalam lingkaran merah.

Demikian kiranya sekelumit informasi yang ingin saya sampaikan untuk anda semua. Semoga bermanfaat……🙂

www.pondokmaya.com

7 thoughts on “Akta Kelahiran

  1. Buseeet mahal bener. kok bisa sampai jutaan gitu sih. apa sebabnya sih ? kalau demikian bagaimana org mau bikin akte anak. kok pemerintah jadi mempersulit gitu sih. apa pemerintah kita tidak kasihan sama rakyat kecil. uang jutaan rupiah itu banyak loh bagi kita rakyat kecil. tolong lah jangan bebani rakyat seperti itu…..

  2. Uu itu hanya cara pejabat cari duit, wong buat Kartu Keluarga aj 1thn br jadi. Apa iya uu nya pantas mending d cabut aj. Jangan2 itu cara pemerintah mengusir rakyatnya sendiri dari tanah air

    • Sementara begitu mudahnya bagi warga Indonesia yang tinggal di perbatasan untuk mendaftar jadi warga Malaysia. Kalau kita tidak diakui sebagai warga Indonesia, pindah ke Malaysia aja, yuk….

  3. buat pengantar ke kelurahan ajah harus menggedor 4 rumah warga : 1. Sekretaris RT, 2. RT, 3. Sekretaris RW, 4. RW ==> urusan disini ajah bisa makan waktu seminggu, karena nggak semua perangkat itu siap menerima warganya yang taat hukum ingin mengurus akta lahir anaknya…..nyampe di kelurahan,…bentar tunggu dulu pak lurah lagi kemana githuuu,….akhirnya pulang lagi,….besoknya ijin lagi nggak masuk kerja,….lanjut ke kecamatan,…..sabar ya pak, pak camat lagi meeting ama walikota,….ampuuuun,……udah berapa hari disiapkan untuk menjelaskan ke pimpinan,……mau kerja apa nggak seeeh kamu tuh…….urusan kecamatan kelar,……ijin lagi ke pak bos yang udah makin geregetan untuk mengurus ke dispendukcapil,…..nyampe sana sabar ya pak,….antri dulu, bebek aja bisa antreeee,……ok urusan selese,…..pak sabar ya akte nya mudah2an 2 bulan jadinya,….gubraaaaaaaak,…..indonesia tanah airku tanah tumpah darahku, disanalah aku berdiri dengan sabar menunggu semua urusan yang ruibeeeeet ini,…..orang taat emang kudu sabaaaar

  4. makin hari indonesia gk tambah bener malah keblinger smw. kesejahteraan dan kemudahan hanya untuk para elit dan BerUang. wong cilik silahkan tunggu, antri dulu pak, dilempar sana lempar sini. mau dibawa kemana indonesia raya yg katanya “dari rakyat oleh rakyat dan untuk rakyat” (Muna’ Banget)

Ayo, Kasi Komentar doooong......

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s