Strategi baru Der Fuhrer

Hitler, the Rise of Evil #6

<< Go Back to Chapter 1

<< Go Back to Previous Chapter

Addie menerima perlakuan yang istimewa selama di penjara. Sipir menyediakan sebuah kamar di sudut dengan jendela-jendela besar di dua sisi kamar sehingga cahaya matahari bisa masuk menerangi seluruh ruangan. Selain tempat tidur yang nyaman, terdapat sebuah meja makan, sebuah meja kerja kecil, wastafel dan sejumlah kursi. Lebih hebat lagi, Rudolf Hess, asisten Addie bisa dengan leluasa keluar masuk penjara untuk menemui Addie. Dan ia memiliki kamar sendiri di sebelah kamar Addie di penjara. Di penjara Landsberg inilah, Addie, dengan dibantu oleh Hess, menuliskan buku memoarnya yang sangat terkenal, Mein Kampf, Perjuanganku.

Sementara  Ernst Hanfstaengl mulai menyadari kesalahannya karena telah membantu mengangkat karier Addie. Pemerintah Jerman bisa sewaktu-waktu menemukan bukti yang menunjukkan bahwa ia adalah kaki tangan Addie. Hidupnya bisa berakhir di penjara. Ia ingin kabur ke Amerika dan ia yakin bahwa Addie, yang sedang mendekam di penjara, tidak mungkin bisa menghalanginya. Helena, istrinya menolak rencana tersebut karena salah satu anak mereka, Hertha, sedang sakit keras. Mereka harus menunda usaha pelarian tersebut.

Addie menelepon Ernst dari penjara dan memintanya datang menjenguk. Addie tahu bahwa selama ini Ernst berusaha menjauhinya. Saat Ernst datang, Addie langsung memintanya membantu menerbitkan bukunya. Ernst menolak karena perusahaannya hanya menerbitkan buku-buku seni. Secara terus terang, Ernst mengatakan akan membawa keluarganya ke Amerika. Addie tidak terkejut. Tetapi ia melarang Ernst untuk pergi dan mengancam akan membeberkan kontribusi Ernst untuk Nazi selama ini kepada pihak berwajib jika tetap menolak membantu. Ernst tidak berkutik.

Tanggal 20 Desember 1924, Addie dibebaskan dari penjara. Ia menolak untuk kembali aktif di partai dan memilih tinggal di sebuah wilayah pedesaan di Obersalzberg. Di sana ia melanjutkan hobi-nya yang sempat terhenti selama bertahun-tahun, yaitu…. melukis. Ia mengajak kakaknya, Angela yang sudah bertahun-tahun menjanda untuk tinggal bersamanya. Angela datang bersama putrinya, Geli yang telah tumbuh menjadi seorang gadis yang cantik.

Addie mengundang sejumlah penerbit ke rumahnya untuk mendiskusikan pemasaran bukunya. Ernst tetap menolak untuk menerbitkan buku tersebut walaupun tidak jadi berangkat ke Amerika.

***

Di Munich, Fritz Gerlich ditegur oleh editor-nya karena terus-menerus menuliskan artikel tentang usaha Hitler untuk menjerumuskan rakyat Jerman.

“Hitler adalah cerita masa lalu”, demikian kata sang editor. “Kita tidak perlu lagi membahas dia”.

“Apakah anda sudah membaca bukunya?” , tanya Gerlich pada sang editor sambil menunjukkan sebuah buku berjudul Mein Kampf.

“Ya, saya sudah membacanya. Tetapi surat kabar ini tidak perlu mengulas buku yang cuma laku 5000 copy”, ujar sang editor kesal.

***

Pada pemilihan presiden bulan April 1925, Jenderal Ludendorff yang didukung partai Nazi kalah telak dari calon lainnya Jenderal Hindenburg yang didukung partai-partai selain Nazi. Nazi hanya memiliki 3 kursi di parlemen. Kekalahan ini membuat Addie gusar sehingga ia memutuskan untuk keluar dari pengasingannya dan kembali ke Munich.

Rapat besar dipersiapkan. Semua pemimpin partai wilayah diundang ke Munich. Addie datang bersama si cantik Geli. Di tengah rapat, Addie mengecam lemahnya pengaruh partai Nazi di parlemen dan berbagai wilayah selama ia mengasingkan diri. Ia langsung mengambil alih kendali partai dan mengatakan akan memulai rencana kampanye yang legal dan tertib untuk pemilihan mendatang. Rencana tersebut tidak disetujui oleh Kapten Roehm karena pasukan tempurnya tidak terbiasa menggunakan jalan damai. Addie mengatakan bahwa pasukan SA yang dipimpin Kapten Roehm akan segera digantikan oleh pasukan SS yang lebih ramah. Kapten Roehm segera meninggalkan ruang rapat.

***

Kematian Hertha meninggalkan duka mendalam bagi Ernst dan Helena. Tapi pada saat seperti itu, Addie justru datang kepada Helena dan menawarinya pekerjaan. Addie menginginkan Helena sebagai penanggungjawab pengumpulan dana untuk partai. Dan Helena menyambutnya dengan antusias.

Tahun 1929, dengan dana yang berhasil dikumpulkan, Helena membangun kantor baru partai Nazi yang lebih megah dan luas. Addie menyukai hasil kerja Helena dan Helena menyukai pekerjaannya.

Pada tahun 1930, Nazi memenangkan 107 kursi, terbesar kedua di parlemen. Di tengah perkembangan yang luar biasa ini, Geli yang cantik bunuh diri di kamarnya yang mewah di Munich. Ia tak tahan karena Addie memenjarakannya di kamar tersebut.

***

26 Februari 1932, Addie resmi menjadi warga negara Jerman. Ia pun mengumumkan pencalonan dirinya sebagai Presiden Jerman. Ia gencar melakukan kampanye di seluruh penjuru Jerman.

Melihat usaha Addie, Fritz Gerlich kembali menyiapkan timnya untuk membongkar keburukan-keburukan Partai Nazi. Ia tidak lagi menghiraukan editor-nya. Pada suatu malam saat Gerlich dan timnya sedang sibuk mempersiapkan materi untuk naik cetak, sejumlah orang melempari kantornya dengan bom asap. Semua orang berhamburan keluar. Dan Gerlich dipecat oleh editor-nya. Gerlich tidak patah semangat. Dengan dibantu anak buahnya, ia berhasil membuat kontrak kerjasama dengan sebuah media penerbit.

***

Hindenburg kembali memenangkan pemilu dengan mengalahkan Adolf Hitler. Tetapi Addie tidak kecewa, karena 30% anggota parlemen telah memilihnya. Saat sidang Umum Parlemen diselenggarakan, semua anggota dari partai Nazi memilih untuk walk out dari ruang sidang. Hal itu memaksa parlemen untuk mengadakan pemilihan ulang anggota. Pada tanggal 31 Juli 1932, Partai Nazi berhasil merebut 230 kursi parlemen. Di tahun yang sama, The Straight Path, surat kabar yang dikelola oleh Gerlich, menerbitkan isu-nya yang pertama.

Helena semakin sibuk dengan pekerjaannya, melupakan Ernst dan anak-anak mereka. Eva Braun, pacar baru Addie, berusaha bunuh diri karena tertekan seperti Geli. Rumah Gerlich dilempari batu yang disertai surat ancaman. Dan 230 anggota parlemen dari partai Nazi kembali melakukan aksi walk out yang memaksa kembali diulangnya pemilihan anggota parlemen. Suhu politik di Jerman semakin panas.

Untuk meredakan ketegangan, pada bulan Januari 1933, Presiden Hindenburg terpaksa mengangkat Adolf Hitler sebagai Kanselir-nya yang baru. Pasukan SS bernyanyi menyambut pemimpin mereka sesaat setelah disumpah sebagai Kanselir Jerman.

———- Encyclopedia ———-

Logo SS

 SS: Schutzstaffel (Skuadron Pelindung)

Skuadron ini adalah bentuk baru pasukan SA dengan misi utama melindungi Adolf Hitler dari berbagai serangan. Pasukan SS ini menggunakan seragam baru berwarna kekuningan yang lebih cerah daripada pasukan SA.

———- *** ———-

(Go to the last Chapter)

2 thoughts on “Strategi baru Der Fuhrer

  1. what ?
    gilat tuh manusia terkutuk adof hitler hahaha
    tapi keren dah .. yahudi di bantai bhahahah.

    dari beberapa bnyak aerikel yang ini bisa membuat saya berfikir lebih jelas

Ayo, Kasi Komentar doooong......

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s