Ramadhan di Depan Mata

Dua minggu lagi Ramadhan akan tiba. Apakah kita sudah mempersiapkan diri?

Tiga minggu terakhir ini, kita telah memanaskan forum tercinta dengan amarah dan umpatan-umpatan keras. Benar kata rekan Adnan, kita ini tak ubahnya para peserta Kongres PSSI yang pertama. Saling tuding, saling cela.

Kini saatnya kita menurunkan emosi. Kita punya waktu dua minggu untuk saling memaafkan. Saya sendiri, mungkin, dengan cara saya telah menyakiti perasaan rekan-rekan WordPresser yang lain. Untuk itu, saya mohon maaf yang sedalam-dalamnya. Tidak ada maksud saya untuk menyakiti anda semua.  Tujuan utama saya main ke forum adalah untuk mencari ilmu dan mencari teman sebanyak-banyaknya. Sekali lagi saya mohon maaf.

Semoga kita semua bisa memasuki bulan Ramadhan dengan hati yang bersih. Dan semoga amal puasa kita nanti diterima Allah SWT.

Amiiiiiiin………..

Tulisan Terkait;

Selamat Datang, ya Ramadhan
Nuansa Ramadhan

11 thoughts on “Ramadhan di Depan Mata

  1. mempersiapkan diri gmn, mas? buat hati saya, setiap hari adalah ‘ramadhan’. mungkin bedanya, kalau bulan ramadhan yg sesungguhnya tiba maka ada hari libur atau pulang kerja lebih awal, jadi bisa lebih lama di atas sajadah.

    maaf lahir batin kalau ada kata yang salah🙂

    • Ya, Mbak Wyd…..
      Memang ada sekelompok (kecil) manusia yang seperti Mbak Wyd. Selalu ingat kepada Allah, selalu berjalan di jalan yang lurus dan selalu taat beribadah.
      Tetapi sebagian besar manusia di dunia ini tidak seperti itu, Mbak. Mereka (baca: kami) harus selalu diingatkan dari waktu ke waktu agar tidak berjalan melenceng dari trek-nya. Bahwa ada kehidupan lain yang akan kita jalani selain di dunia ini. Bahwa suatu saat kita semua akan mati dan menghadapi pengadilan akhirat.
      Kenapa kami harus diingatkan? Karena kami ini manusia pelupa yang selalu khilaf. Cara Allah mengingatkan kita dengan sejumlah kewajiban seperti; sholat 5 kali sehari, sholat Jumat seminggu sekali dan puasa Ramadhan 30 hari berturut-turut dalam setahun. Ditambah sejumlah kewajiban lainnya.
      Buat saya, Mbak Wyd, (mohon maaf sebelumnya) sholat itu sebuah kegiatan yang sudah tidak ada ‘rasa’-nya lagi, karena rutin dilakukan 5 kali sehari. Saya bisa saja sholat dalam keadaan marah. Saya tau itu tidak boleh, tapi mana saya ingat saat itu kalau tidak boleh🙂.
      Tapi kalau bulan Ramadhan, buat saya masih merupakan sesuatu yang istimewa. Karena datangnya cuma setahun sekali. Kedatangannya membuat saya merenung dan mengingat-ingat kembali apa yang sudah saya lakukan selama di luar bulan Ramadhan. Mengingat perbuatan dosa apa saja yang telah saya lakukan. Kewajiban apa saja yang telah saya tinggalkan. Jika tidak ada bulan Ramadhan, mungkin saya tidak akan pernah merenung seperti itu. Mungkin saya tidak akan pernah berusaha memperbaiki diri. Saya memang harus mempersiapkan diri, Mbak, untuk menyambut Ramadhan.🙂
      Jika semua orang di dunia ini seperti Mbak Wyd, mungkin kita tidak lagi memerlukan bulan Ramadhan. Itu logika saya, Mbak.
      Saya juga mohon maaf kalo ada kata-kata saya yang kurang pantas. Ditegor aja saya-nya, Mbak. Ngga apa-apa, kok.
      Btw, itu gravatarnya koq gambar pistol sih???
      Tolong jangan diarahin ke saya pistolnya ya, Mbak. Saya kan udah minta maaf…… (hiks)

  2. Tautan ini sudah dibagikan di forum belum??? Kayaknya semua yang ada di sana perlu membaca ini.
    Jangan pernah berhenti berkunjung ke forum karena banyak teman-teman yang perlu bantuan.😀 Jangan biarkan mereka yang mau mencari ilmu merasa kecewa seperti kita.

Ayo, Kasi Komentar doooong......

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s