Pulau Komodo – Sarang Naga yang Melegenda

Strong candidate for New 7 Wonders.

Pulau Komodo

Pulau Komodo (Pencarian peta via Google Map)

Taman Nasional Komodo

Bersama Pulau Padar, Pulau Rinca dan pulau-pulau kecil lainnya, Pulau Komodo adalah habitat asli spesies Komodo Dragon (Varanus Komodoensis) biawak terbesar di dunia, sehingga hewan ini begitu identik dengan Indonesia seperti halnya Koala dengan Australia.

Terletak pada posisi 8º 20’ 00” – 8º 53’ 00” Lintang Selatan dan 119º 09’ 00” – 119º 55’ 00” Bujur Timur, wilayah di kepulauan Nusa Tenggara antara Sumbawa dan Flores ini ditetapkan sebagai Taman Nasional Komodo oleh pemerintah Indonesia pada tahun 1980. Kemudian pada tahun 1986, UNESCO menetapkan Taman Nasional Komodo sebagai salah satu situs warisan dunia. Penetapan-penetapan ini sudah tentu adalah untuk melindungi komodo dari kepunahan.

Komodo Dragon

Komodo ini adalah kadal terbesar di dunia yang habitat aslinya adalah di wilayah tropis Indonesia. Memiliki panjang hingga 3 meter dan berat mencapai 166 kilogram, hewan ini adalah reptil yang sangat agresif dan berbahaya. Selain memiliki kulit yang tebal, tubuh komodo mampu menetralisir berbagai racun, bisa, dan bakteri yang mematikan, sehingga seekor King Cobra-pun tidak bisa membunuhnya, kecuali ular tersebut berhasil melilit lehernya hingga mati lemas.

Keempat kaki komodo secara proporsional lebih besar daripada kaki buaya dan lebih kuat karena komodo lebih banyak menghabiskan waktu di darat. Kukunya yang besar dan melengkung sangat berguna dalam pertarungan dan merobek daging mangsanya. Bahkan saat masih kecil, seekor komodo bisa memanjat pohon mengandalkan kuku-kukunya tersebut. Dan seperti semua reptil, komodo juga bisa berenang, hanya saja ujung ekornya yang mengecil membuatnya tak bisa berenang secepat buaya.

Seperti halnya ular, komodo menggunakan lidahnya sebagai indera utama untuk merasakan perubahan tekanan udara dan merasakan kehadiran mangsanya. Moncong dan gigi komodo dipenuhi jutaan bakteri yang mematikan bagi mangsanya.

Sebuah keunikan yang luar biasa, dimiliki oleh komodo betina, yaitu bisa bertelur dan menetaskan telur yang tidak pernah dibuahi oleh pejantan. Jadi, bagi mereka yang pernah menonton film Godzilla, apa yang dikatakan Dr. Nick Tatopoulos bahwa sang monster bisa berkembang biak tanpa pasangan itu bukan mengada-ada. 🙂

Komodo adalah pemakan bangkai. Mereka biasa berburu rusa, membunuhnya dan membiarkannya busuk terlebih dahulu sebelum memakannya.

Struktur tubuh dan lapisan kulit komodo dipercaya memiliki persamaan dengan karnivora zaman purba, sehingga banyak yang menyebutnya sebagai spesies dinosaurus terakhir yang masih ada.

Semua fakta di atas menjadikan Pulau Komodo dan Taman Nasional Komodo sebagai salah satu nominasi dari Tujuh Keajaiban Dunia edisi terbaru. Berikan dukungan anda dengan mengirimkan sms; KOMODO ke 9818 atau vote langsung di website; www.New7Wonder.com, sebelum 11 Nopember 2011

Terima kasih kepada Alamendah, seorang blogger yang juga pemerhati alam, atas berbagai masukannya untuk tulisan ini.

Sumber-sumber lain;

www.goblue.or.id

en.wikipedia.org

Iklan

37 thoughts on “Pulau Komodo – Sarang Naga yang Melegenda

  1. Mudah2an setlah mengrim sms untuk dukungan Pulau Komodo,indonesia bisa punya sebuah keajabain didunia..
    Ayo kita dukung terus… 🙂

  2. Makasih mas telah mampir di blog ku yang minimalis karena memang gak ada yang bisa disuguhkan 😆
    Kita saling menuliskan opini kita gak haram koq, jadi bisa melihat sekeliling kita. Dan mengenai vote Komodo saya sendiri awalnya juga sempat tertarik dan akan menuliskan di blog namun setelah saya cari referensi mengenai lembaga new7wonders saya koq jadi ragu untuk mendukungnya. Saya melihat rasa asionalisme kita di permainkan oleh mereka dengan “hampir” medepak Komodo dari nominator nya.

    Koq saya rasa ini seperti “menekan” kita karena memang kita tidak terlalu respek dengan programnya. Dan kalau kita mau jadi yuan rumah acara pemilihan itu ada fulus yang harus kita setorkan kepada mereka. Ini yang tidak saya suka dari sepak terjangnya.

    Secara logika Borobudur dan Prambanan yang lebih tinggi dan bangunannya lebih kuno kog malah kalah sama patung Kristus penebus yang cuma setinggi 39 meter dan baru dibagung sekitar 80an tahun yang lalu ❓ apa ini termasuk keajaiban baru di dunia ❓

    KAlau mas Nando mau kirim SMS terus sampai ratusan kali ya gak papa tapi kalau saya sendiri disuruh melakukan itu, saya gak mau di KADAL in mereka. 😡

    Salam hangat serta jabat erat selalu dari Tabanan

    • Salam hangat juga Mas Sugeng. Saya kirim sms cuma sekali. Karena menurut saya, yang fair itu hanya satu kali. Dan Insya Allah saya tidak merasa dikadalin. It’s the least I can do. 🙂
      Makasih juga sudah balas berkunjung ke sini…..

  3. mudah-mudahan kampanyenya berhasil ya 🙂

    Tapi yang jadi tantangan selanjutnya adalah, bagaimana “menjaga” Komodo supaya tetap alami dan bersih dari eksploitasi yang berlebihan. Ini justru menjadi tantangan yang jauh lebih sulit daripada mengenalkan Komodo ke dunia, hmmm

Ayo, Kasi Komentar doooong......

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s