Tiga Pendekar yang Baik Hati

Suatu ketika saya mampir ke blog-nya Nico Matematika, seorang blogger yang hobi matematika. Saya langsung tertarik karena dia mengadakan kuis matematika berhadiah bagi siapa saja yang bisa menjawab pertanyaannya. Hadiahnya bisa berupa uang atau pulsa hp.

Tetapi saya langsung kecewa karena kuis tersebut ternyata sudah ada pemenangnya. Langsung saja blognya saya subscribe dengan harapan saya bisa langsung tau jika ia membuat kuis berikutnya. Tapi percuma saja karena saya jarang membuka email. Wekeke….. Semua kuis yang dibuat Nico lewat begitu saja.

Hingga kemudian saat saya kembali mampir ke blog-nya, saya mendapati sebuah posting terbaru berupa sebuah teka-teki yang belum terjawab. Saya langsung bersemangat untuk menjawabnya. Sayangnya teka-teki tersebut tidak berhadiah (hiks). Tapi ya sudah saya jawab saja. Dan ternyata jawaban saya benar. Hehehe…

Kurang lebih, begini soal yang dia berikan;
Tiga orang pendekar terdampar di Pulau Sipadan setelah malam sebelumnya dihempaskan badai hingga perahu mereka rusak saat dalam perjalanan ke Pulau Ligitan. Perahu tersebut lalu mereka perbaiki dengan membuang bagian yang rusak dan menyambung bagian yang masih bagus. Setelah diperbaiki, ternyata perahu tersebut menjadi lebih kecil dan hanya bisa diisi dua orang penumpang. Tiba-tiba muncul tiga orang prajurit licik yang ternyata sama-sama terdampar setelah badai semalam. Kapal mereka hancur dan tidak bisa diperbaiki lagi sehingga mereka meminta tolong pada para pendekar yang baik hati ini untuk mengantar mereka ke Pulau Ligitan. Para Pendekar tau bahwa ketiga prajurit ini licik dan memiliki kesaktian yang berimbang dengan mereka. Satu-satunya alasan mengapa para prajurit ini tidak menyerang para pendekar adalah karena jumlah dan kekuatan mereka yang seimbang 3 lawan 3. Jika jumlah pendekar lebih sedikit, pasti sudah dihabisi. Tetapi para pendekar tetap bersedia mengantar para prajurit ini ke Pulau Ligitan. Bagaimana caranya?

Anda bisa menjawab? Kalau tidak bisa, silakan baca jawaban saya di blognya Nico. πŸ™‚

Begitulah salah satu pengalaman saya bermain teka-teki. Tapi ini adalah pengalaman pertama saya main teka-teki sebagai blogger. Cukup menyenangkan buat saya.

Tulisan ini disertakan dalam Giveaway yang diadakan Fanny (SANG CERPENIS BERCERITA) melalui postingan; BERTEKA-TEKI, BEREBUT NOVEL.

Iklan

62 thoughts on “Tiga Pendekar yang Baik Hati

  1. kayaknya pernah ada game flash yang seperti ini. kalo gak salah, solusinya:

    1. satu prajurit dan satu pendekar pergi ke p.ligitan, menurunkan prajurit, lalu pendekar kembali ke p.sipadan.
    2. pendekar turun, lalu naik dua prajurit pergi ke p.ligitan, menurunkan satu prajurit. lalu satu prajurit diatas perahu kembali ke p.ligitan.
    3. prajurit turun. lalu dua pendekar naik, pergi ke p.ligitan, menurunkan satu pendekar, menaikkan satu prajurit, lalu kembali ke p.sipadan.
    4. lalu prajurit turun. kemudian dua pendekar naik, pergi ke p.ligitan. keduanya turun sehingga ketiga pendekar sudah berada di p.ligitan.
    5. terakhir, satu prajurit yang berada di p.ligitan akan pergi menjemput dua teman prajuritnya bergiliran atau bisa juga bergantian dengan temannya yang lain.

    intinya, dalam satu perahu dan pulau, jumlah pendekar nggak boleh kurang atau minimal harus sama dengan prajurit. begitu toh? cmiiw. πŸ™‚

    • wah setelah baca jawaban mas nando kayaknya jawaban saya agak beda ya? solusi saya kurang efisien nampaknya. tapi begitulah waktu saya mainin gamenya. tapi karakter di gamenya kanibal sama manusia. πŸ˜€

      • Nomor 2 ngga bisa seperti itu, Gan. Kalo 2 prajurit berikutnya berangkat ke Ligitan, mereka ngga akan balik lagi ke Sipadan karena mereka licik. Jadinya 3 pendekar akan tetap terdampar di Sipadan, tanpa perahu. πŸ™‚

  2. oh gitu toh. oalah brarti saya salah. kalo di game kanibalnya bisa bawa perahu sendiri bolak-balik nganter-jemput temennya.

    wah pengen deh punya logika kayak ahli2 matematika. haha… πŸ˜€

  3. barusan nyontek jawabannya πŸ˜› . Ada satu pertanyaan deh. Di step kedua, ketika pendekar 1 berangkat ke Ligitan dengan serdadu 2. Ketika sampai di Ligitan, kan posisinya jadi 2 serdadu (serdadu 1 dan serdadu 2) vs 1 pendekar tuh. Apa pendekarnya gak dihabisin sama serdadunya? πŸ˜‰

    Jadi, kesimpulannya, masalah ini ga ada solusinya dan pendekarnya bakal dihabisin sama serdadunya, hahaha πŸ˜† Mengapa? Soalnya step pertama jelas lah ya harus berangkat 1 pendekar vs 1 serdadu. Lalu jelas 1 serdadu diturunkan di Ligitan. Di Sipadan, ada dua pilihan: yg pergi ke Ligitan 2 pendekar (tapi pendekar 3 jadi bakal dihabisi serdadu 2 dan 3; tapi pendekar 1 dan 2 selamat) atau yang pergi ke Ligitan 1 pendekar dan 1 serdadu (kalau yg ini, sesuai dengan asumsi saya di atas, pendekar 1 bakal mati dihabisi di Ligitan). Dan gak mungkin 2 serdadu yg berangkat di step 2 ini, karena kalo gitu pendekarnya bakal terperangkap di Sipadan selama-lamanya :P; plus karena jadi 3 pendekar lawan 2 serdadu, pasti serdadunya mau-mau aja deh disuruh-suruh pendekar.

    Jadi kalau menurut saya sih, sebaiknya gini. Setelah pendekar 1 menurunkan serdadu 1 di Ligitan, dia kan kembali ke Sipadan tuh. Nah, di Sipadan habisin aja tuh serdadunya, kan keroyokan (3 lawan 2), muahahaha πŸ˜† . Lalu 2 pendekar ke Ligitan, bunuh Serdadi 1 (keroyokan lagi, 2 lawan 1), trus 1 pendekar kembali ke Sipadan untuk menjemput 1 pendekar yg tersisa πŸ˜‰

    • Hahaha… koq jadi ada keroyokannya, sih?*garuk-garuk kepala*
      Menurunkan prajurit dari perahu itu kan tidak seperti menurunkan saudagar kaya raya dari kapal pesiar dengan harus menambatkan kapalnya ke dermaga. Si prajurit ke 2 bisa turun sebelum perahu mencapai garis pantai (saat air masih setinggi paha-nya), sementara prajurit pertama menunggunya di tempat yang kering. πŸ™‚
      Lagian, judul postingan ini kan, 3 pendekar yang baik hati, bukan tukang keroyokan. πŸ˜›

    • @Irfan Handi, silakan, Mas Irfan. πŸ™‚
      @zilko, butuh waktu dan tenaga bagi prajurit 1 untuk menghampiri perahu, karena orang tidak bisa bergerak dengan kecepatan normal saat air setinggi paha. Dan setiap usaha yang dilakukan untuk mencelakakan pendekar 1, gagal ataupun berhasil, akan membahayakan nasib prajurit terakhir yang masih ada di Sipadan.

    • @Miss. Indi, teka-teki itu asyik loh…. Kalo ketemu jawabannya puas banget. πŸ™‚
      @Ikky21, saya sih belom pernah liat game-nya. Tapi dulu pernah baca teka-teki yang mirip tapi lebih gampang.

    • @kezedot, makasih atas kunjungannya. πŸ™‚ Anda orang Malaysia?
      @bensdoing, apaan nih? Ngasih-ngasih tugas ngga jelas. Siapa biang keroknya, nih? Wkwkwkwkw…. Ntar deh klo sempet. Emang kapan mo dikumpulin? πŸ˜›

    • @Adi Nugroho, saya belom pernah liat game-nya, tapi waktu SD pernah baca teka-teki yang mirip.
      @nurrahman, saya juga baru sekali, Gan. πŸ™‚
      @syahru, salam kenal juga. πŸ™‚
      @dhila13, ayooo….. nulisss……. πŸ˜›

  4. saya bisa……………………..setelah baca jawabannya dulu πŸ˜›
    Haha logika lemah kalo beginian euy.. Padahal ini kan modifikasi aja dari banyak teka-teki serupa ya kak.. πŸ™‚

    • Betul, Pege… Ini dimodif supaya kelihatan lebih rumit. Tapi kalo kita udah ngerti sebelumnya, benang merahnya pasti keliatan. Pege ke mana ajaaa…… Udah jarang mampir ke sini….

    • Kejawab, ngga. Cikvee? Hehehe… Kita bersaing, ya?
      Maap, Cikvee… Saya ngga bisa komen di blog Cikvee. Saya udah coba pake 2 komputer berbeda tapi selalu mentok di word verification yang ngga bisa full loading. 😦

Ayo, Kasi Komentar doooong......

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s