Terus Berlari

“Kenyataan memang tak seindah dunia maya…..”

Begitulah komentar yang pernah saya tuliskan di blog seorang sahabat. Mungkin suatu saat harus saya patenkan ย kata-kata tersebut sebelum di-klaim negara tetangga. Hehehe…..

Kenyataan memang sering membuat saya sakit kepala. Dan saya yakin, rekan rekan semua juga sering merasakan hal yang sama. Terkadang, kita mengambil suatu langkah yang pada awalnya kita anggap benar, tetapi setelah dijalani baru kita sadari bahwa langkah tersebut salah. Dan kita tidak mungkin kembali surut ke belakang karena sudah terlalu banyak langkah yang kita ambil. Sudah terlalu banyak waktu, tenaga, pikiran dan modal yang dikeluarkan hingga kita berada pada titik tersebut.

Tapi, yaaah….. Itulah hidup. Itulah kenyataan. Tidak seperti dunia maya yang selalu terlihat menyenangkan bagi saya.

Jika kita mulai merasa tidak nyaman di dunia maya, yang harus kita lakukan hanyalah mematikan komputer atau ponsel. Tetapi jika merasa tidak nyaman dengan kenyataan, mau tidak mau harus kita hadapi kenyataan tersebut. Mungkin bukan sekarang, mungkin bukan besok, tetapi suatu saat pasti harus kita hadapi.

Terkadang secara tak terduga, Allah mendatangkan mukjizat dan mengangkat semua beban dari pundak kita. Tetapi masalahnya, terlalu banyak orang yang mengharapkan mukjizat di dunia ini, termasuk saya. Hehehe…..

Okelah, saya tidak akan berpanjang-panjang dengan curcol ngga jelas ini. Masih banyak orang bahkan sobat blogger sendiri yang mendapat ujian lebih berat dari Allah. Dan mereka bisa melewati ujian tersebut tanpa masalah. Sudah waktunya kita juga melanjutkan langkah, dan tentunya juga mengharapkan ridha Allah.

“Jalan panjang yang kulalui
Penuh dusta dan penuh duri
Tapi daku takkan sembunyi
Walau hancur kan kunikmati.

Karna hidup begini indah
Sgala duka ku tak menyerah
Walau jatuh dan jatuh lagi
Daku tak akan peduli.

Aku kan terus berlari
Ku ikuti matahari
Angan dan harapanku luas membentang tinggi
Dan aku tetap berlari
Walau angan tak pasti
Smangat hidupku tak akan pernah mati.”

-Dewi Yull –

Kepada Timnas Garuda Muda, bangkitlah sobat………….

——————————————————————————————–

34 thoughts on “Terus Berlari

  1. wah iya bener tuh,, kalo bete ama dunia maya, tinggal matiin leptop atau hape. kalo bete ama dunia nyata saya sih langsung pergi ke dunia mimpi mas #eaa #ambil guling๐Ÿ˜†

  2. “Jika kita mulai merasa tidak nyaman di dunia maya, yang harus kita lakukan hanyalah mematikan komputer atau ponsel. Tetapi jika merasa tidak nyaman dengan kenyataan, mau tidak mau harus kita hadapi kenyataan tersebut.”

    ahh, saya suka bagian tersebut๐Ÿ™‚

  3. Tadi, saya berpikir apa yang dimaksudkan di sini. Ternyata tiba-tiba ada kata Garuda Muda.
    Ini upaya mendukung Timnas, ya? Tapi, sepertinya maksud semangat berlarinya di sini jauh lebih luas, ya?๐Ÿ™‚

  4. wahh…yg abis dpt prize koch mlah “down” sich…..mestinya ane nich yg down….prize-nya kabur semua…๐Ÿ˜€
    the show must go on……okeh sob….๐Ÿ˜€
    #smbildengerinlagunya”alphaville”-“foreveryoung”

  5. mantap…. postingan yanh inspiratif…terutama kalimat berikut :
    “Tetapi jika merasa tidak nyaman dengan kenyataan, mau tidak mau harus kita hadapi kenyataan tersebut. Mungkin bukan sekarang, mungkin bukan besok, tetapi suatu saat pasti harus kita hadapi”

  6. Benar….. secara tidak sengaja Allah akanmendatangkan mukjizat, dan mukjizat itu itu selalu dan akan terus ada bagi mereka yang percaya. Sebab Allah mengerti….. Allah maha pemberi dan Ia akan memberi apa yang kita butuhkan bukan pa yang kita inginkan. meskipun apa yang kita inginkan terwujut berarti itu keinginkan yang benar kita butuhkan, seperti lagu….. ehem ehem……

    ” Terkadang kita merasa….
    Tak ada jalan terbuka, tak ada lagi waktu terlambat sudah…..

    Tuhan tak pernah berdusta
    Dia slalu pegang janjinya…..
    bagi orang percaya…. mukjuzat nyata

    Dia mengerti….
    Dia peduli….
    Persoalan yang sedang terjadi….
    Dia mengerti…
    Dia peduli….
    persoalan yang kita alami….

    Namun satu yang Dia minta
    asal kita percaya
    mukjizat itu nyata……”

    Yuk dukung persamaan hak bagi penyandang disabilitas, dan bagaimana pandangan nadobase terhadap penyandang disabilitas ya…?

    Ditunggu kunjungan baliknya…. salam kenal dari tobipuken

  7. Lha…. ujung-ujungnya kok Timnas?๐Ÿ˜†

    Iya… ya.. yang punya kuasa untuk menekan tombol power-nya dunia nyata ini cuma Tuhan seorang. Tidak ada yang lain yang bisa. Mungkin jalan hidup kita ini hanyalah sebuah cerita fiksi yang Tuhan tulis di dalam blognya. Mungkin Tuhan adalah seorang penulis yang sangat hebat sehingga bisa menulis fiksi yang begitu banyak, dengan pemeran utama yang beragam, genre yang beragam.

    Sukses selalu

  8. Masing-masing manusia dengan ujiannya.
    Kenyataan akan terasa lebih indah dr dunia maya, jika seseorang lebih banyak bersyukur. Dan kesabaran akan membuatnya semakin menikmati kenyataan.

    Salam kenal Bang Nando..๐Ÿ™‚

    Semoga sukses selalu..

Ayo, Kasi Komentar doooong......

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s