Ayo Ngeblog: Perjalanan Ngeblog yang Fluktuatif

Awal Perkenalan dengan Blog

Awalnya dulu saya adalah pengagum Roy Suryo, seorang pakar IT / Telematika yang sering nongol sebagai presenter acara teknologi informasi di salah satu stasiun TV swasta di Indonesia. Saya adalah salah satu penonton setia acara yang dibawakannya tersebut.

Roy Suryo

Hingga kemudian dia melakukan tindakan yang aneh. Anda ingat kasus video mesum B’jah dan Almarhumah Sukma Ayu? Kasus tersebut sempat menghebohkan Indonesia tetapi saya sebenarnya tidak peduli, karena memang tidak pernah tertarik dengan urusan selebriti. Yang membuat saya kaget adalah, ternyata Roy Suryo sampai mengadakan konferensi pers untuk membahas keaslian video tersebut. Untuk apa? Apakah ia merasa perlu mengangkat popularitasnya ke dunia selebriti? Begitu pikiran yang terlintas di benak saya, dan saya sangat kecewa kepadanya.

Saat browsing di internet, saya menemukan informasi bahwa ternyata Roy Suryo memiliki sejumlah musuh di dunia maya. Mereka mempertanyakan kualitas ilmu pengetahuan IT yang dimiliki Roy Suryo. Bagi mereka, Roy Suryo bukanlah seorang pakar. Musuh Roy Suryo ini adalah para blogger, Sobat. Dan Roy Suryo membenci mereka.

Enda Nasution

Setelah mengikuti cerita ‘perang dunia maya’ ini, akhirnya saya menemukan sebuah nama yang sepertinya adalah musuh bebuyutan Roy Suryo. Dia adalah Enda Nasution, yang pada akhirnya dikenal sebagai Bapak Blogger Indonesia.ย  Saya mulai mengikuti tulisan Enda di blognya dan tulisan seorang blogger populer lainnya, yaitu Priyadi Imam Nurcahyo. Saya pernah bertanya seputar komputer kepada salah satu di antara dua blogger ini, tapi lupa yang mana. Yang jelas pertanyaan saya mendapat jawaban yang simpatik dan saya senang sekali…๐Ÿ™‚

Priyadi Imam Nurcahyo

Lalu saya mulai berkhayal untuk memiliki blog sendiri. Kenapa berkhayal? Karena saat itu saya kira butuh biaya yang sangat besar untuk memiliki sebuah blog. Saya ingin bertanya cara membuat blog pada Enda, tapi malu jika pertanyaan tersebut dibaca banyak orang.๐Ÿ™‚

Kemudian, bagaikan sebuah mukjizat, Priyadi menuliskan ceritanya saat diundang Shahnaz Haqueย ke stasiun radio tempat Shahnaz bekerja, untuk acara wawancara seputar blog. Di akhir wawancara, Shahnaz meminta dibuatkan sebuah blog. Priyadi langsung membuatkan blog untuknya saat itu juga melalui http://www.blogger.com. Tanpa sepeser uang pun alias gratis!!! Beberapa saat setelah membaca postingan tersebut, hadirlah blog saya yang pertama.๐Ÿ˜€

Setelah membuat postingan pertama, lalu saya menunggu. Selama berjam-jam saya menunggu, tidak juga ada yang menuliskan komentar (hehehe…). Lalu saya menghubungi sejumlah teman via SMS.

Shahnaz Haque

Intinya, meminta mereka semua mengunjungi blog saya dan menuliskan komentar. Satu jam kemudian sejumlah komentar sudah bermunculan di blog saya. Semangat saya bangkit kembali dan saya langsung membuat postingan kedua. Tidak ada lagi komentar yang datang. ย Postingan ketiga, keempat, kelima…. Minggu kedua, ketiga, keempat…. Tidak ada komentar lagi.๐Ÿ˜ฆ Semangat saya turun drastis hingga akhirnya berhenti ngeblog. Saya sempat membuat beberapa blog lagi tapi akhirnya semua saya tinggalkan. Itu semua terjadi saat saya masih mengelola warnet.

Denny Indrayana

Tanggal 15 Januari 2011, saya mulai berlangganan internet di tempat saya. Awalnya saya butuh internet hanya untuk update berita terbaru seputar sepakbola Eropa. Lalu saya berpikir untuk membuat blog lagi. Waktu itu saya berniat membuat blog khusus untuk mengkritik pemerintah (ada-ada aja, ya?). Setelah blog tersebut mulai berjalan, pada tanggal 5 Februari 2011 saya mencoba membuat blog baru di WordPress.com (blog ini). Lalu mencoba menjalankan kedua blog ini secara bersamaan. Pada akhirnya blog di WordPress.com inilah yang menang dan masih berlanjut hingga sekarang.

Denny Indrayana

Tapi ada satu kejadian unik berkaitan dengan blog saya yang khusus mengkritik pemerintah. Waktu itu saya membuat postingan yang intinya mengkritik Denny Indrayanaย yang waktu itu adalah anggota Satgas Anti Mafia Hukum, karena ia telah berusaha mengorek informasi secara langsung dari istri Gayus Tambunan. Lalu tulisan tersebut saya share via Twitter. Tak disangka, ternyata Denny Indrayana sendiri yang memberikan tanggapan atas postingan saya tersebut, tetapi tidak di blog saya, melainkan di Twitter. Ia menolak anggapan saya bahwa tindakannya tersebut salah (anda bisa melihat tanggapannya di sini dan di sini). Lalu terjadi sedikit dialog antara saya dan Pak Denny yang intinya kami sama-sama ingin meluruskan cerita (anda bisa melihatnya juga di sini dan di sini).

Begitulah kejadian bersama blog khusus kritik. Tetapi akhirnya blog tersebut saya tinggalkan karena ternyata lebih mudah mendapatkan teman baru dengan blog yang friendly daripada blog yang ‘keras’, hehehe….

Demikian pengalaman ngeblog yang bagi saya sendiri rasanya cukup luar biasa dan membuat saya semakin senang ngeblog. Apalagi dengan adanya Giveaway semacam ini.๐Ÿ™‚

Postingan ini diikutsertakan dalamย Kontes Ayo Ngeblog: Saya Ngeblog, Kamuโ€ฆ??!!ย pada blogย duniamuam.

"โ€Photobucketโ€

57 thoughts on “Ayo Ngeblog: Perjalanan Ngeblog yang Fluktuatif

  1. radio tempat ayahnaz haque kerja adalah Delta FM kang๐Ÿ™‚ hehehehe..
    saiia juga sempet mengagumi kang Roy.. tapi itu dulu waktu zamannya Friendster baru keluar :p ckckckcckk..
    (lama banged iia wara-wiri di inet, ckckcckckck).. sukses terus dee kang buat akangnya๐Ÿ˜‰

  2. Saya dulu berpikir bahwa nge-blog itu cuma ngomel-ngomel sendirian di dunia maya. Paling-paling kalau dibaca orang saat mereka googling. Dan orang yg mencari bahan yg dia butuhkan biasanya orang asing dan gak akan mau bersusah payah meninggalkan komentar setelah mereka mendapat apa yg mereka butuhkan. Jadi saya pikir it’s okey bila blog sepi komentar. Belakangan saya nyadar, bahwa ternyata kita juga bisa bersahabat antar sesama blogger layaknya di facebook. Ternyata saling mengenal diantara orang sehobbi menyenangkan juga. Walau mereka meninggalkan cuma sepatah dua patah kata, senang atas kunjungan mereka๐Ÿ™‚

  3. @Belajar Photoshop, lama wara wiri tapi cuma surfing doang, Gan.๐Ÿ™‚
    @Evi, iayalah Bu Evi. Beda rasanya kalo tulisan kita ada yang nanggapi. Motivasi bertambah….
    @onesetia82, kalo temanya cocok, saya suka juga ngikut kontes Sob. Makasih, yaaaa….
    @asudomo, ya.. saya suka dengan semua anggota Satgas. Tapi saya kira Pak Denny telah salah bertindak.

  4. Wah, sejarah blogging Mas Nando menarik. Sampai pakai sms-sms teman gitu, hehehe… saya malah merahasiakan waktu pertama kali punya blog, terus ketahuan sendiri sama teman-teman…
    Pengalaman bikin blog yang keras itu keren lho… apalagi langsung ditanggapi sama orangnya langsung…

    • @Una, ow yeah…. Una the Queen of Giveaways.๐Ÿ˜€
      @Budi Nurhikmat, lebay tapi bener itu…….๐Ÿ™‚
      @Maya, pengalaman yang didapat secara kebetulan.๐Ÿ™‚
      @Falzart Plain, yups… Tanggapan Pak Denny menjadi pengalaman yang tak terlupakan buat saya.๐Ÿ˜€

  5. Awalnya blog irfan handi ingin saya jadikan tempat curhat bang, tapi gak tahu malah postingan tentang curhatan banyak yang saya hapus dan menyisakan sebagian saja. eh malah tertarik untuk berbagi tutorial.๐Ÿ˜†
    btw, sukses buat kontenya bang.

  6. kebetulan?
    ahh yang benar saja, nan ini~
    tidak ada yang kebetulan di dunia ini :p
    semua terjadi beriringan dengan alasannya๐Ÿ˜€
    walau kadang alasannya tak kasat mata ^^

    • Iya, Maya…. Semua kejadian memang sudah digariskan dan ‘diskenariokan’. Tapi karena skenarionya bukan saya yang bikin, makanya saya katakan ‘kebetulan’.๐Ÿ™‚
      @Abed, Salam Persahabatan……๐Ÿ™‚

  7. Ternyata memang ada hal yang sama rata-rata blogger saat merintis blognya yaitu ‘sepi’,hehe Saya juga sering blogwalking utk dapet kunjungan balik karena belum bisa datangin pengunjung dari search engine,hehe

    Ya mungkin disitulah seni nya ngeblog. Btw, sekarang blognya udah ‘ramah’ diakses dari hp saya mas,hehe

  8. wahaha…ternyata mantan aktivis blogger yah..hehehe….
    yah sesekali mengkritik melalui tulisan boleh juga, asalkan didukung data yang memadai..
    jadi selain menumbuhkan iklim demokrasi juga membiasakan diri untuk berdiskusi…๐Ÿ™‚
    oke, kami catat sebagai peserta..
    terima kasih atas partisipasinya..๐Ÿ™‚

    • @bro esser, wajar itu, bro….๐Ÿ™‚
      @Faisal, Alhamdulillah kalo begitu.๐Ÿ™‚
      @muam n @kakaakin, blog kritiknya udah lama ditinggal koq.๐Ÿ™‚
      @Lambertus, maksudnya ngga kaget itu bagaimana?
      @Farinx, Amiiin….

  9. Aku dulu ngeblog pertama kali tahun 2008. Berhubung kayaknya nggak ada yang baca, dianggurin deh. Baru setelah kenalan sama banyak blogger setengah tahun lalu, mulai deh ngeblog lagi. Dan, gara-gara blog, saya sekarang punya banyak teman๐Ÿ™‚

    • @anislootus, tengkyu Anis
      @adekaputran, salam kenal juga.๐Ÿ™‚
      @Lutfi, iya.. kalo blog kita ngga ada yang baca, serasa hidup sendirian di pulau terpencil. Teriak-teriak tetep aja ngga ada yang denger.๐Ÿ™‚

  10. Saya malah tertarik sama kalimat yang ini kak: “…kalo blog kita ngga ada yang baca, serasa hidup sendirian di pulau terpencil. Teriak-teriak tetep aja ngga ada yang denger…” Rasanya bikin pengen ngikik karena inget jaman dulu berarti saya emang kayak gitu :mgreen:
    Moga menang GA-nya๐Ÿ˜€

    • @isnuansa, dua-duanya baik koq, dan rajin menjawab pertanyaan.๐Ÿ™‚ Tidak seperti sejumlah blogger yang ngetop setelah jadi bintang film. Hehehe….
      @bensdoing, yup Mas Budi. Buat saya, ngeblog itu terjadi karena kebetulan.๐Ÿ™‚
      @PeGe, hahaha… berarti secara umum perasaan semua blogger nubi itu sama, ya……..๐Ÿ˜€

  11. Ping-balik: Pojoknya Bang Nando « L.A.M.B.E.R.T.O.E.S

Ayo, Kasi Komentar doooong......

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s