Saat Tulisan Anda menjadi Kontroversi

Photo Editing

Sobat blogger……

Pernahkah anda membuat postingan yang kontroversial?

Postingan kontroversial adalah opini anda tentang sebuah isu yang berseberangan dengan opini orang banyak.

Keuntungan dari postingan ini adalah banyaknya pembaca yang akan mengunjungi postingan tersebut, sementara kerugiannya adalah banyaknya komentar negatif yang cenderung kasar yang akan anda terima. Contohnya ngga usah jauh-jauh, mungkin anda ingat salah satu blog orang Malaysia yang semua postingannya berisi penghinaan terhadap Indonesia? Saya tidak akan membahas postingan di blog tersebut. Saya hanya ingin membahas jumlah komentarnya saja. πŸ™‚ Ada lebih dari 1000 komentar yang diterima setiap postingan pada blog tersebut. Wow…. luar biasa, kan? Tapi memang semua komentar yang masuk tersebut hanyalah berupa caci maki terhadap admin blognya. Hanya itu. Dan sepertinya admin blog tersebut tidak peduli pada caci maki yang dia terima. Dia meng-approve setiap komentar tapi tidak pernah me-reply-nya. Saya mengerti apa yang dia mau. Dia menginginkan pengunjung yang banyak dan backlink gratis dari mereka yang membahas blognya di berbagai forum dunia maya. Sungguh cerdik, tapi kotor.

Lalu apakah itu berarti semua postingan kontroversial itu buruk dan harus dihindari? Anda mungkin tidak menyadari jika suatu saat anda membuat tulisan yang kontroversial. Anda mengira bahwa tulisan anda aman-aman saja tapi ternyata menyebabkan sejumlah pembaca merasa sakit hati. Itu bisa saja. Atau mungkin saat anda blogwalking dan meninggalkan komentar pada sebuah blog, ternyata admin blog tersebut salah mengartikan komentar anda dan merasa tersinggung. Itu juga bisa terjadi, Sobat dan itu tidak bisa dihindari. Ibarat kecelakaan di jalan raya yang memang tidak bisa dihindari, sepintar dan sehalus apapun anda membawa kendaraan. Sewaspada apapun anda menyeberang jalan. Bahkan orang yang sedang tidur di rumah-pun bisa mengalami kecelakaan saat rumahnya diseruduk truk. 😦

Anda tidak perlu menghindari kontroversi, dan tidak semua kontroversi itu buruk. Perlu anda ketahui, setiap kali anda membuat tulisan yang berbentuk opini, maka tulisan tersebut berpotensi menjadi kontroversial. Yang perlu anda ingat saat menuliskan opini adalah:

  • Jangan menyinggung SARA. Saya yakin anda semua sudah mengerti maksudnya.
  • Gunakan kata-kata yang sopan dan bersahabat. Jangan membuat tulisan yang bernada menyerang orang yang tidak sependapat dengan anda. Saat anda menulis kata-kata seperti; “Zaman modern begini masih ada yang ngga kenal internet?”, percayalah Sobat, anda telah menyerang orang lain secara frontal. Lain ceritanya kalau anda menuliskan; “Zaman modern gini masih korupsi?”, itu tidak apa-apa karena korupsi memang salah di mata hukum. πŸ™‚
  • Jangan merasa bahwa opini anda paling benar, walaupun tulisan anda diperkuat sejumlah data otentik atau karena sebagian besar publik sependapat dengan anda. Saat anda menuliskan opini, usahakanlah membangun suasana diskusi yang damai lewat tulisan anda. Di akhir tulisan, jangan lupa menuliskan; “Saya terbuka untuk kritik dan saran”, atau; “Jika ada yang punya pendapat berbeda, mari kita diskusikan di sini”, atau yang lainnya.

Jika semua langkah di atas sudah anda lakukan tapi ternyata masih ada yang marah dan tersinggung, yaahhh….. itu memang resiko. πŸ™‚ Sebagian orang memang tidak bisa menerima pendapat yang berbeda darinya, walaupun kita sudah memberikan alasan sejelas-jelasnya. Sebagian lainnya bahkan tidak mau repot membaca alasan-alasan kita, bahkan terkadang hanya membaca judulnya saja lalu langsung menuliskan komentar yang memancing keributan. Kita harus tetap berkepala dingin menyikapinya. Sekali lagi, itu memang resiko menuliskan opini. Jawablah dengan baik komentar tersebut lengkap dengan fakta dan alasan anda. Tunjukkan bahwa anda adalah orang beradab tinggi. Itu akan membuat pembaca menjadi respek pada anda.

Tapi kalau ternyata pembaca menyanggah tulisan anda dilengkapi dengan fakta yang lebih akurat, apa boleh buat…… perbaikilah tulisan anda. Sekali lagi, janganlah merasa bahwa pendapat anda yang paling benar. πŸ™‚

Yang sebaiknya tidak anda lakukan adalah, membuat tulisan kontroversi dengan niat mencari sensasi. Anda tidak memiliki alasan yang jelas saat membuat tulisan tersebut, yang penting melawan arus dan ngetop di jagat maya. Saat ada yang menyanggah tulisan anda, anda tidak bisa menjawab atau menjawab sekenanya. Ujung-ujungnya, anda akan malu sendiri. Hehehe……

Setiap komentar sanggahan yang datang harus anda approve, kecuali komentar tersebut menggunakan kata-kata kasar sumpah serapah atau komentar spam. Tunjukkan pada pembaca bahwa anda adalah orang yang berjiwa besar dan siap menerima kritik (kayak kampanye calon bupati ya. Hehehe…).

Kalau semua syarat di atas bisa dipenuhi, berarti anda sudah siap membuat tulisan kontroversial.

Tulisan ini dibuat berdasarkan pengalaman pribadi dan tidak ada referensi dari orang lain. Jika ada yang ingin menambahkan, silakan lho……. πŸ™‚

Footnote:

Sepertinya banyak yang salah tanggap dengan istilah kontroversial di sini. Banyak yang mengira bahwa tulisan kontroversial itu adalah tulisan yang pedas dan menyerang pihak-pihak lain. Bukan, Sobat. Tulisan kontroversial adalah sebuah opini dari seseorang yang melihat dengan sudut pandang yang berbeda.

Saat semua orang menganggap bahwa bumi itu datar, Colombus menjadi sosok yang kontroversial karena berani mengatakan bahwa bumi itu bulat. Apakah Colombus menggunakan kata-kata yang pedas dan menyerang pihak lain dengan teorinya tersebut? Saya yakin tidak. πŸ™‚

Iklan

97 thoughts on “Saat Tulisan Anda menjadi Kontroversi

  1. menurut saya sih pengunjung itu memang hal yang penting, tapi bagi saya ngeblog tujuannya bukan karena pengunjung aja, jadi kalau bikin blog yang isinya kontroversial semua ya ga asik aja menurut saya

  2. Tidak semua “kontroversial” adalah sesuatu yang buruk. Sebuah pandangan tentang masa depan, yang saat ini tidak masuk akal, pun bisa menjadi kontoversial. Selama itu sesuatu yang baik atau menimbulkan sesuatu yang baik, menulis tema kontroversial tidak ada masalah… πŸ˜€

  3. Ya Allah Ya Rabb..
    pengen pengunjung dengan cara licik 😦 #blogger menyebalkan

    nan benar, kadang2 kita sendiri nggak sadar kalau udah buat kontroversi
    wahhh~ harus banyak2 introspeksi diri nih akunya, takutnya malah bikin pembaca sakit hati

    nice post, nan πŸ™‚
    aku suka

  4. betul bro selama kita menghindari undang-undang seperti yg dicantumkan diatas …. saya rasa opini kita tidak akan menjadi kontroversi … πŸ˜‰

    • @asudomo, betul Gung. Kalo semua isi blog itu kontroversial memang tidak menarik. Saya pernah merasakan betapa sulitnya mendapatkan teman baru dengan blog yang isinya hanya kritik terhadap pemerintah. Bikin tulisan kontroversi itu cukup sesekali aja. πŸ™‚
      @Fikri, tepat sekali, Sob. Christopher Colombus juga dianggap kontroversial saat mengatakan bahwa bumi itu bulat. Pada saat itu semua orang percaya bahwa bumi itu datar dan pandangan Colombus terdengar tak masuk akal. πŸ™‚
      @Maya, tengkyu May…. Saat membagikan award,.saya juga merasa telah menyakiti sejumlah sahabat yang tidak saya sebutkan namanya. 😦
      @Onesetia, syarat yang saya sebutkan di atas mungkin juga kurang lengkap. Mungkin ada blogger lain yang mengetahui syarat-syarat lain yang harus dipenuhi. πŸ™‚

  5. Setuju banget Bang, Jangan memancing emosi publik hanya karena ingin ngetop di dunia maya, malah akan merugikan kita. Mari kita sama-sama koreksi diri sendiri untuk tidak menganggap diri kita paling benar, agar dapat selalu menciptakan suasana yang damai di dunia perblogan. πŸ™‚
    Kalau tulisan-tulisan saya banyak mengenai tutorial dasar wordpress, bisa jadi kontroversu juga gak ya? πŸ˜€

  6. inilah uniknya sebuah blog, mas nando, sangat berbeda dengan media sosial. tulisan yang terpublish di blog bisa dijadikan sebagai diskusi yang menarik dan mendalam. soal kontroversi, kalau memang nawaitu-nya bukan utk mencari sensasi dengan harapan utk mengejar trafik itu hal yang biasa terjadi. soal setuju atau tidak sikap pengunjung terhadap opini sang admin, itu justru malah makin mematangkan sikap kearifan hidup, sepanjang masih “sehat” dan bukan asal komentar.

  7. Ya, saya tahu sekali blog yang dimaksud. Dan yang saya heran, meski sudah beberapa kali di ‘report abuse’ ke pihak google, blog itu masih eksis. (Atau memang google-nya pilih kasih?) Tapi entah hari ini. Saya malas sekali ngeceknya πŸ˜€

    Dan mengenai konten blog yang kontroversi, keuntungannya memang banyak. Salah satunya ya yg mas Nando tulis di atas. Tapi jangan lupa, kita ini blogger yang sudah selayaknya memelihara branding semaksimal mungkin agar para pengunjung betah dan mengapresiasi.

    Kalau saya lebih suka menulis tentang hal yang dapat menggelitik fikiran pembacanya πŸ˜€

  8. selamaat siang kak nando. . . πŸ™‚
    semoga hari ini dalam keadaan sehat. . . πŸ˜€

    emmm,trus ada juga admin yang sudah posting artikel terus kita sebagai pembaca atau penikmat tulisan mengomentari,atau menanyakan tentang postingan tersebut (tentunya menanyakan yang memang kita belum tau) tapi admin tersebut tidak menanggapinya.
    haduuuwh,rasanya hati ini miriiiis. πŸ˜€

    • @Amela, ya semoga menjadi kontroversi yang baik. Kita tidak perlu takut menghadapi kontroversi. Rasulullah-pun dianggap kontroversial saat menyebarkan agama baru dan melarang penyembahan terhadap berhala di depan Ka’bah. πŸ™‚
      @Sawali, betul Pak. Yang dibutuhkan sang admin setelah menuliskan opini adalah komentar berbobot yang bisa mencerahkan pandangan semua pembaca dan sang admin sendiri. Kecuali niat sang admin hanya mengejar traffic. πŸ™‚
      @Dendy, tidak ada yang salah jika anda membuat postingan kontroversial. Selama niat anda adalah menyampaikan opini yang menurut anda benar, dan anda juga terbuka terhadap pandangan orang lain yang berbeda. Review anda tentang sebuah buku, itu opini juga, lho…. πŸ™‚
      @Arman, nyimak terus nih, Sob…… πŸ™‚
      @Idah, tidak perlu sakit hati. Mungkin dia memang tidak tau bagaimana cara menanggapi sebuah komentar. Komentar saya juga sering tidak ditanggapi. πŸ™‚

  9. slama ini, saya selalu mencoba untuk menghindari hal2 yang berbau kontroversi dalam menulis. bahkan sebelum tulisan siap tayang, saya masih berfikir lagi, kira2 ini nanti menimbulkankontroversi atau gak yah? sampai bener2 yakin tulisannya biasa2 saja, baru deh diterbitin.. πŸ˜€

  10. hohoh… kontroversi…. sebenarnya bagus jika kita menyingkapinya bagus, tak ada kontroversi tak asik, karena kontroversi kita belajar, kontroversi memang bagus tapi buka berarti egois satu sama lain. perbedaan itu wajar, tanpa perbedaan apalah artinya semua ini. πŸ˜€ hohoho…. #maaf kalo gak nyambung :mrgreen:

  11. @Mabruri, saya dulu juga takut membuat postingan yang kontroversial. Sampai kemudian saya membuat postingan yang setelah saya baca ulang berkali-kali akhirnya saya sadari bahwa tulisan tersebut bisa menimbulkan pro dan kontra. Saya sempat berfikir untuk menghapusnya kembali. Tapi setelah mengingat bahwa tulisan tersebut saya buat selama berjam-jam sambil memeras otak, akhirnya tidak jadi saya hapus. Saya tambahkan saja pada bagian akhir bahwa saya bersedia menerima pendapat lain yang berbeda dengan pemikiran saya. Setelah ituuu….. Pasrah. Hehehe…
    @Abi Gilang, Wahh….. itu bener-bener kontroversial, Kang. Wakakakakakaaak………

  12. wah saya belum pernah buat tulisan yang kontroversi sih. apalagi hanya untuk menarik backlink. serem ah nama baik, hehe. betul juga memang harus hati hati dalam menelurkan artikel/tulisan ke blog, siapa tau ada yang kurang berkenan dan jadi kontroversi. komentar pun begitu ya jng sampe nimbulkan kontroversi.

    lebih baik lagi buat artikel yang bermanfaat ya yang dibaca ribuan blogger atau jutaan, amin…;)

  13. wah saya merasa tersindir soalnya kadang ada teman yang tersinggung sama omongan saya tapi saya ga ngerasa . sangking celometannya saya 😦
    #tau celometan ga bang ? blak-blakan bahasa Indonesianya πŸ˜€

  14. nge-blog pun harus punya etika yaa om?? hehe.. kalo dhe mah sebisa mungkin membuat postingan yang wajar-wajar saja dan sesuai dengan apa yang dhe tau.. lagian bagi dhe, ngeblog itu adalah sarana untuk berkreatifitas, nambah temen, pengalaman plus wawasan.. kalo dhe nemu tulisan yang kontroversi, seringnya mah jadi silent rider aja soalnya kadang bingung mo komen apa.. πŸ˜€

  15. Kalau “kontroversi”-nya itu murni opini (maksudnya memang opini beneran dari dalam pikiran si penulis) dan memang tanpa masuk “mengundang traffic”, justru malah menarik lah ya πŸ˜› Tulisan itu bisa dijadikan sarana bertukar pikiran. Hanya saja memang mungkin ada risiko komentar negatif; tapi sebagai admin blog, komentar negatif yang tidak relevan toh bisa dihapus/ditolak kan? πŸ™‚

  16. dalam konteks ide kreatif, tuisan kontroversi boleh didefinisikan sebagai “out of the box”, tapi dengan catatan tidak melanggar unsur SARA tentunya (menurut saya…) dan ikutannya yang bersifat pemaksaan opini, hehehe…seperti posting terakhir saya “Living without money”….., pembaca boleh memberikan opininya tentang gaya hidup seperti itu, justru insight dari peristiwa itu yang akan memperkaya atau penajaman pemahaman pembaca…

    • @Maminx, apakah sesuatu yang kontroversial itu sudah pasti tidak bermanfaat? πŸ™‚
      @Tiara, celometan itu bahasa apa, ya? Yang saya tau sih, celemotan yang artinya belepotan. Hehehe….
      @Dhenok, suasana panas pada postingan yang kontroversial memang membuat sebagian orang malas ikut berkomentar. Wajar koq, Dhe…. πŸ™‚
      @Tina, oooo…. kalo di FB sampe ribut ya? πŸ™‚
      @Falzart, kalo artikelnya bagus, ya dibaca aja, Dok. Ngga salah koq itu. πŸ™‚
      @Zilko, boleh dihapus supaya suasananya tidak semakin panas. πŸ™‚
      @Fajar, itu memang salah satu cara meningkatkan traffic. πŸ™‚
      @Budi Nurhikmat, walaupun tidak mengandung SARA dan tidak ada pemaksaan opini, tulisan yang kontroversial itu tetap bisa menimbulkan kemarahan lho…. Karena pada dasarnya memang masih banyak di antara kita ini yang tidak suka dengan adanya perbedaan pendapat. Hiks…

  17. saya pernah membuat posting mengangkat isu isu yang tidak disuka banyak orang. biasanya posting posting seperti itu akan ramai oleh pengunjung, hehe

  18. konten yang bermutu adalah salah satu daya tarik pengunjung, namun apabila disalahgunakan seperti itu, ya namanya blogger jahat. hehe..
    saya lebih suka bersilaturahmi dan berkomen, dengan begitu bisa menjalin satu persahabatan dengan teman2 blogger.
    thanks for share sobat.
    salam persahabatan.

  19. Ooo…. iya juga ya,,, baru nyadar kalo blog yang cari sensasi kaya gitu cuma ingin dapat backlink…
    huh, jadi geregetan!
    kalo postingan saya bikin kontrofersi mohon dimaapin ye… hehe

    • @Outbound Malang, salam persahabatan…..
      @Anislotus, kalo tulisan Anis menyerang pihak lain, maka memang perlu minta maaf. Tulisan kontroversial itu tidak mesti menyerang pihak lain. Umumnya itu hanya sebuah opini yang berbeda dengan orang kebanyakan. πŸ™‚

  20. Walaupun saya belum pernah membuat tulisan yang kontroversial tapi saya pernah mendapat komentar yang menurut saya kata-katanya kasar, terlebih saya tidak pernah berkata kasar pada blog orang.

    pernah saya cek, ternyata sebuah gameonline….

    dengan media blog ini, sebenarnya bisa tambah sahabat, tambah silaturahmi dan tambah kenalan, saling sapa dan saling suport satu sama lain.

    jadi curhat saya. maf ya mas.

    blog mas …. memberi pencerahan.

  21. Intinya buatlah sebuah posting yang ringan namun tidak menyuarakan SARA ataupun caci maki.
    Walaupun kontroversial, tetapi jika menyinggung perasaan orang lain mungkin lain lagi ceritanya. πŸ˜€

  22. berkunjung malam sob….
    postingan yg sangat bagus sob….maaf kan ane juga ya….kalo kemarin2 ada komen balasan yg membuat tidak nyaman ente sob, tapi pada dasarnya ane ingin bersahabat dengan siapa aja termasuk denga bung Nandobase tentunya yang ilmunya lumayan encer nich….
    sukses slalu ya sob !

    • @Raden Ikhwan, oke, Gan. Tapi suatu saat anda pasti akan menuliskan opini. πŸ™‚
      @Bensdoing, makasih, Sob. Sukses juga ya…. πŸ™‚
      @Setiawanbudhi, selain membutuhkan wawasan, tulisan kontroversial memang juga membutuhkan kesiapan mental penulisnya. Kalau merasa belum siap, sebaiknya jangan di-publish dulu. πŸ™‚

      • @oomguru, ayo bikin Oom…. Jangan bimbang dan ragu… πŸ™‚
        @Glen, nice post Bro. Narsis itu perlu bagi blogger yang memang mencari penghasilan via internet. Dia harus menunjukkan eksistensi dan kualitas postingannya supaya bisa mendapatkan sponsor. Btw, sori nih… saya udah nyoba nulis komen di blog ente tapi gagal terus…… 😦

    • @Yisha, makasih Say…. Kamu membuatku berbunga-bunga…. πŸ˜€
      @Adiekeputran, kalo niatnya nyari musuh, pasti dapet musuh. Hehehe…
      @Naya, lhooo…. katanya Naya cewek paling keren sedunia, koq masuk tipi aja takut? πŸ˜›

  23. Sebenarnya yang dikepala ide dan pandangan kebanyakan berbeda dai pandangan khalyak umum mas, namun untuk di blog saya belum siap dicaci maki dan di marahin hehehe makanya ide-ide dn pandangan itu hanya daya “pakai” di dunia nyata saja

  24. Setuju, Mas dengan pendapatnya. Saya pribadi orang yang cinta damai (#plaaak, narsisnya gue)
    Maksudnya, saat tulisan saya (dianggap) kontroversial dan mendapat kritik pedas (level 10), saya tidak menghapus komen tersebut dan lebih suka menghadapinya dingin dengan bilang “terimakasih atas koreksi atau kritiknya :)” (senyumnya tulus lho)

    Beberapa waktu lalu, tulisan saya di Kompasiana tentang pencurian artikel oleh Kemenkominfo dapat banyak dukungan, tapi ada 1 orang yang menyulut komentar pedas. Saya sih, cuku menanggapi dingin dan santai. Tapi, ada 2 komentator lain yang nyerang si komen pedas itu sampe mereka perang komen di lapak saya. Haaah, kalau sudah begitu, saya hapus saja komen yang perang-perangan itu. Karena sekali lagi, saya cinta damai hehehe πŸ˜€

    (Maaf curcolnya panjang hehe)

    P.S. Izin tempel link-nya di blog saya yaa πŸ˜€

    • @Elfarizi, huahaha….. perang-perangan di lapak ente ya, Gan? Asal ngga mecahin barang dagangan aja. πŸ˜›
      Makasih ya, Gan. Saya emang butuh masukan dari sesama blogger yang pernah diomelin pembaca. πŸ™‚ Karena biar bagaimanapun, kita pasti punya pengalaman yang berbeda.
      Btw, makasih atas tempelannya. Blog ente juga udah nempel di sini. πŸ™‚

    • @goyangpatah, makasih Gan… πŸ™‚
      @Gandi, memang tidak mudah merangkai kata yang memiliki magic. Seperti kata Hermione Granger di tahun pertamanya di Hogwarts, ‘Wingardium Leviosa’. πŸ™‚

  25. Memang benar bro ngga ada salahnya kita membuat tulisan yang agak kontroversi berbeda dengan pendapat kebanyakan orang karena dengan begitu blog kita tidak terkesan datar. Selain bisa menarik pengunjung dengan tulisan tersebut kita juga bisa bertukar pendapat dengan orang lain mengenai tulisan yang kita publikasikan… Jadi teringat ketika saya mereview blogger Erianto Anas, begitu banyak komentar negatif yang masuk ke blog saya…

    • @Benni, makasih kembali… πŸ™‚
      @Bro Esser, yang paling enak emang kalo komentar yang masuk itu datang dari orang yang berpikiran terbuka. Kita bisa diskusi dengan damai. Makasih atas masukannya, Bro… πŸ™‚

  26. Saat anda menulis kata-kata seperti; β€œZaman modern begini masih ada yang ngga kenal internet?”, percayalah Sobat, anda telah menyerang orang lain secara frontal.

    Amen to that! Setuju. Ini kalimat merupakan sebentuk kesombongan. Kalau memang merasa ada yang belum kenal, ya dikenalkanlah. Nggak usah sombong πŸ˜€

  27. saya pernah membuat satu tulisan yang berbau SARA, tapi setelah saya membaca tulisan ini akhirnya saya pindahkan ke trash. saya pikir harus ada penyesuaian format agar tidak menyinggung siapa pun tapi justru bisa mengajak ke arah positif dalam persfektif saya.
    isu SARA itu isu yang sensitif, tapi di jaman seperti ini masih banyak pihak yang begitu berbangga dengan pengkotakan&menganggap hal tersebut sebagai eksklusifitas diri sehingga menganggap kaum minoritas pantas diperlakukan sepihak secara sadar ataupun tidak.
    terimakasih utk sharing nya mas.
    semoga bisa menjadi pemenang dalam kompetisinya πŸ™‚

    • @Citra, SARA itu memang sangat sensitif, makanya tidak recommended untuk dijadikan topik tulisan. Btw, dua postingan Citra yang saya komen itu lumayan kontroversial, lhoo….. Hehehehe…..
      Makasih supportnya, yaaa…… πŸ™‚

  28. hehehe…saya sbnrnya tidak bermaksud dengan sengaja mencari perhatian atau apapun bentuknya dengan tulisan semacam itu. awalnya sebagai ajang sharing karya saja dengan teman2 penggila buku aliran ‘feminis’.
    niatnya sepenuhnya hanya ingin membuat puisi saja dengan gaya bahasa yang tabu untuk diperbincangkan secara umum.
    ada yang bilang sastra seperti itu bentuk perendahan bahkan disebut sastra kamar mandi. tapi buat saya pribadi yang menggilai karya djenar maesa ayu, ayu utami, atau joko pinurbo, atau karya teman2 saya yang ‘sealiran’ itu sekedar bentuk apresiasi pemikiran, melihat wanita dari sudut pandang yang berbeda.
    maaf bila membacanya malah mengundang ketidaknyamanan. \(n.n)/

    • Oke @Citra Taslim, saya sudah berusaha menjelaskan pada postingan di atas bahwa kontroversi itu tidak selalu buruk. Mungkin saya yang kurang mampu memberikan penjelasan, sehingga anda tetap menganggap bahwa kontroversi itu buruk. Dan saat saya katakan tulisan anda juga kontroversial, anda merasa bahwa saya menganggap tulisan anda buruk. Saya yang seharusnya minta maaf kepada anda atas kesalahpahaman ini. Kemampuan saya dalam menyampaikan isi tulisan memang sangat buruk…..
      Pada postingan dan komentar di atas, saya sudah coba kasih contoh:
      1. Christopher Colombus, satu sosok yang kontroversial karena telah berani mengatakan bahwa bumi itu bulat sementara orang lain saat itu menganggap bahwa bumi itu datar. Ia sampai menjalani proses pengadilan akibat teorinya tersebut. Apakah Colombus sosok yang buruk?
      2. Rasulullah saw, ia juga sosok kontroversial karena berani menyebarkan agama baru yang melarang penyembahan terhadap berhala. Padahal masyarakat Mekkah sudah terbiasa menyembah berhala di depan Ka’bah selama ratusan tahun.
      Apakah Rasulullah juga sosok yang buruk?
      Saya menganggap mereka kontroversial, tapi saya tidak menganggap mereka buruk. Mereka adalah tokoh pembaharuan yang membawa peradaban manusia ke level yang lebih baik.
      Mudah-mudahan penjelasan saya yang ini cukup jelas ya, Citra…. Tapi kalau masih kurang jelas juga, sekali lagi saya minta maaf……
      Sekedar informasi, saya juga punya tulisan kontroversial, dan saya bangga dengan tulisan tersebut.

Ayo, Kasi Komentar doooong......

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s