Sayap-sayap Patah

“Pasti ada permainan duit.” Kata seorang pelanggan mengomentari kekalahan 10 – 0 dari Bahrain.

“Kalau antar klub mungkin saja, Pak. Tapi kalau timnas, rasanya ngga mungkin ada suap.” Jawab saya.

“Laah…. Kalo diiming-iming 25 milyar per orang pasti mau lah. Ngga mungkin ngga.” Ujarnya lagi. Saya hanya nyengir. Sudah cukup debatnya. Pelanggan adalah raja, dan raja selalu benar.

Tapi adanya investigasi yang dilakukan FIFA terhadap pertandingan tersebut membuat saya berpikir, tak kan ada asap jika tak ada api. Saya baca lagi sejumlah artikel di internet. Mengapa tim U-23 yang diturunkan melawan Bahrain? Itu berarti memang berniat untuk kalah, kan? Luar biasa… sebuah tim nasional yang bertanding untuk membela nama bangsa, ternyata dipersiapkan untuk kalah……

Johar Arifin, Ketua Umum PSSI

Johar Arifin mengatakan bahwa FIFA melarang pemain yang berkompetisi di Superliga Indonesia untuk bergabung dengan timnas, karena semua pemain di Superliga terkena sanksi larangan bermain untuk timnas selama setahun.

Siapa yang memberikan sanksi? FIFA atau PSSI?

Pada akhirnya terungkap bahwa PSSI-lah yang memberikan sanksi tersebut, lalu melayangkan pemberitahuan kepada FIFA.

Dan FIFA tidak melarang pemain di Superliga untuk bergabung dengan timnas. Justru FIFA menginginkan agar Indonesia menurunkan komposisi terbaik seperti laga Pra Piala Dunia 2014 sebelumnya. Seperti yang terlihat pada surat resmi FIFA berikut ini;

Tindakan PSSI yang melanggar perintah FIFA inilah yang menyebabkan terjadinya investigasi yang dilakukan FIFA saat ini. Jika terbukti salah, apa yang akan terjadi sodara-sodara? Yupzz… sanksi internasional yang menyeluruh terhadap timnas dan klub-klub di negeri ini selama sekian tahun ke depan. Sanksi yang sangat mengerikan…..

Mengapa PSSI kita tersayang ini senang sekali cari perkara ya, Sobat? Tak peduli siapapun ketua umumnya. Apa yang mereka cari? Apakah mereka menerima 25 milyar per orang seperti kata pelanggan saya?

Saya sudah melanggar janji saya sendiri untuk tidak mengkritik para petinggi di negeri ini via blog. Maaf……

Where is he?

58 thoughts on “Sayap-sayap Patah

  1. yach, akhirnya gatal juga mengkritik ya pak nando.
    habis kata roma irama,”terlalu..”
    paling tidak dengan menulis di blog kita sudah melepas ketegangan syaraf kita melihat yang ada di sekeliling kita. he he tak apalah pak nando melanggar niat semula..

  2. wah… dapet darimana surat ini ? hebat sekali isinya.

    berarti tindakan PSSI dengan menurunkan pemain yang hanya berasal dari IPL dan pemain yang baru memperkuat timnas jelas-jelas melanggar perintah ini, yang menginstruksikan PSSI menurunkan pemain A dan telah memperkuat timnas di pertandingan sebelumnya. mana BP, gonzales, dan top players lain yang sekarang memilih bermain di ISL? dicoret oleh PSSI.

    semoga saja sanksi FIFA segera turun. supaya ada rekonsiliasi dan rekonstruksi sepakbola nasional.

    eh, salam kenal ya๐Ÿ™‚

    *seorang second Striker tim amatir*

    • @Dyenz, baguslah Sob. Brarti ngga perlu sakit hati seperti saya.๐Ÿ™‚
      @Mintarsih, hmm… secara psikologis, menuangkan uneg-uneg itu bagus ya, Bu Min? Jadi lega.๐Ÿ™‚
      @Rizalean, saya dapet dari Goal.com, Gan. Salam kenal juga. Kalo mau pindah ke pro, di luar negeri aja, Gan. Biar kayak Radja Nainggolan.๐Ÿ™‚

  3. itu poto pelatih yang dulu kan kak nando?tri lupa namanya๐Ÿ™‚

    paraaah..sungguh mengecewakan tidak ada balasan sedikitpun..
    lebih suka nonton tim 21 kmaren kak๐Ÿ˜‰

  4. wah berarti emang johar pembohong yah…padahal saya sudah percaya kalau larangan itu datangnya dari fifa..tapi ternyata itu akal2an nya johar cz aja memanglah

  5. Waduh keterlaluan PSSI ini bukan membangkitkan malah mematikan,,ngapain dipilih ketua yang baru kalau tindkannya seperti ini.

  6. waduh kalah 10 – 0 gilaaaa..???
    aneh PSSI nyalahin WASIT…??? emang di PSSI (liga indonesia) WASITnya sudah bagus apa..??? saya sendiri belum puas sama kinerja wasit indonesia..!!
    ga etis lah PSSI nyalahin WASIT, ya kan..????

    eh mas nando kalo di WP ada batasan maksimal jumlah postingan ga sih..???

    • @Amela, @Abed n @Farhan, setelah berpuluh-puluh tahun, sepertinya PSSI masih belom ngerti cara me-manage sepakbola.
      @Farhan, ngga ada batesan buat postingan. Yang dibatasi hanya file yang kita upload yaitu max 2000 MB..

  7. tapi untunglah tadi garuda mudanya bermain cantik berhasil masuk final..
    bravo garuda…!!

    oh gitu ya..??
    ga soalnya kalo pas udah posting suka ada tampilan side bar di sebelah kiri menandakan jumlah postingan kita..??
    trus ada tanda bintangnya gitu deh.. maksudnya apaan ya mas..???

  8. Ya saya juga denger beritanya bang, miris. PSSI otoriter dan egois gak mau ikut sertain pemain-pemain ISL. Menurut saya sih PSSI sekarang gak lebih baik dari jaman NH, malah udah kayak dagelan aja, wkwkwkwk

  9. terkadang tanpa sengaja ada pikiran mengenai tragisnya oknum siapapun yang terlibat masalah.mengapa? ada apa? semuanya membuat jd tanya tanya saja……..
    baik,kehidupan sosial,masyarakat urban,pinggiran dan dimanapun pasti telah terjadi ombakan tanya di beban kita……
    salam hangat dari blue
    semoga negri ini smemakin damai,bahagia

  10. @Amazzet, iya Pak Ustadz. Daripada jadi gondok di leher, mendingan dimuntahin. Hehehehe…..
    @Tuaffi, mungkin bukan suap, Tus. Cuma pada ego tinggi aja.
    @Faisal, yup. Kayak dagelan yang ngga lucu.
    @Abed, mudah-mudahan ya, gan….
    @Randeezt, nyungsep gitu ya, Gan?
    @Bluethunderheart, oww…. sebuah ungkapan yang sarat makna tentunya. Makasih dah mampir Bang Blue
    @Maya, tadinya saya mo kasih judul ‘Aku, jika sampai waktuku, ku mau tak seorangpun kan merayu’. Tapi karena ngga cocok sama isinya, saya ganti jadi ‘Sayap-sayap Patah’.๐Ÿ˜›
    @Bugiskha, ganti theme/template-nya dengan yang 3 kolom.
    @Totopalnise, seandainya Catalonia bisa memisahkan diri dari Spanyol dan bergabung dengan Indonesia……..

    • @Eko, sama dong kita.๐Ÿ™‚
      @Farhan, wkwkwkw…. iya, Brunei..
      @Sugar, wah itu sih kerjaanya web desainer, Sob. Maap, ane lom punya ilmunya.๐Ÿ˜ฆ
      @Totopalnise, lho??

  11. Selalu saja semua hal tentang permainan duit, IPL pake duit dari Arifin Panigoro, ISL pake duit dari Nirwan Bakrie. Hanya saja yang mainin duit koq nggak mikirin kebanggaan sebuah bangsa yang selalu terpuruk dalam banyak hal.
    “penguasa…penguasa…berilah hambamu uang…beri hamba uang..!!!!” (lirik dari Bang Iwan Fals)

  12. wahhh gan keren tulisannya …
    waktu saya baca thread di kaskus juga ada kekonyolan yg ditunjukin oleh jajaran PSSI, selain itu pas mereka diundang diacara ILC di tvOne malah gak ada yg hadir, wkwkkwwk๐Ÿ˜€ sampe lupa salam kenal gan dari saya alakadarnya.NET๐Ÿ™‚

Ayo, Kasi Komentar doooong......

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s