Joko Widodo, Angin Segar dari Solo

jokowi

Ia mengejutkan banyak orang saat datang di hari terakhir pendaftaran calon gubernur DKI Jakarta. Ia adalah figur pemimpin yang didambakan rakyat kecil. Ia adalah Joko Widodo, seorang walikota yang dicintai masyarakat Solo.

Jokowi, demikian panggilan akrabnya, lebih memilih pendekatan persuasif untuk merelokasi pedagang dari kawasan Monumen Juang Banjarsari ke Pasar Klitikan. Ia mengundang makan para pedagang dan mengajak berdiskusi hingga 54 kali, hingga akhirnya mereka bersedia pindah secara sukarela. Tidak ada gejolak atau penggusuran paksa dengan menurunkan Satpol PP pada proses relokasi ini. Di tangan Jokowi, Surakarta (mungkin) tidak butuh Satpol PP.

Ia dengan berani menolak keinginan Gubernur Jawa Tengah Bibit Waluyo untuk membangun pasar swalayan di bekas pabrik es Saripetojo demi mempertahankan eksistensi pasar tradisional. Penolakannya ini meyebabkan Bibit Waluyo marah hingga akhirnya menjadi konsumsi media dan justru mengangkat nama Jokowi.

Ia juga menepati janjinya untuk membayar tunggakan listrik secara tunai senilai hampir 9 milyar rupiah tanggal 3 Januari 2012 lalu. Ia tidak memerlukan pengawalan khusus dari pihak keamanan untuk membawa uang sebanyak 3 karung tersebut karena masyarakat secara sukarela mengawal perjalanannya ke kantor PLN.

Dan tindakan terakhir yang telah mengharu biru hati rakyat Indonesia adalah saat ia memesan Kiat Esemka sebagai mobil dinas barunya, setelah berulang kali menolak tawaran untuk mengganti mobil dinas lamanya karena merasa Toyota Camry-nya tersebut masih layak pakai. Tindakan tersebut tidak hanya melambungkan namanya di percaturan politik tanah air, tetapi juga melambungkan mobil Kiat Esemka, sebagai mobil asli produk Indonesia yang perakitannya dikerjakan oleh anak-anak SMK. Banyak pejabat yang mencibir dan mengatakan bahwa ia melakukan semuanya demi popularitas. Tapi pihak media justru mengatakan bahwa mereka bersedia meliput semua kegiatan Jokowi walaupun tanpa ‘undangan’

Jokowi adalah seorang pemimpin yang tidak pernah mengatakan kalau ia pro rakyat, tapi ia menunjukkannya dengan tindakan. Ia sangat populer di mata rakyat dan pedagang kecil, tapi mungkin tidak populer di mata pengusaha besar. Itu bisa jadi kendala baginya untuk menuju DKI 1.

Apakah Jokowi adalah orang yang ambisius?

“Saya tidak akan mengajukan diri, kecuali diperintah.”, katanya pada suatu kesempatan. Dan itulah yang terjadi. PDIP memerintahkannya untuk mengajukan diri sebagai calon DKI 1, setelah sebelumnya partai tersebut mengadakan rapat dan berhasil mengumpulkan dana kampanye untuknya sebesar 2 milyar rupiah hanya dalam waktu 1 jam.

Saya bukan simpatisan PDIP dan seumur-umur tidak pernah mencoblos kepala banteng. Saya hanya menginginkan Jokowi menjadi pemimpin DKI. Banyak tantangan yang kelak harus dihadapinya jika ia berhasil menjadi gubernur. Kemacetan, banjir, sampah, gelandangan dan kaum pendatang, penempatan pedagang kecil, kesejahteraan guru dan pegawai dan lain-lain adalah sejumlah isu yang tidak boleh luput dari perhatiannya. Tindakan pertama yang harus dilakukannya nanti mungkin adalah pembersihan internal. Ia harus menyingkirkan oknum pegawai yang terbiasa menerima dan meminta upeti dari pengusaha, dan ia harus membenahi sistem birokrasi. Semoga Allah melancarkan jalan untuknya. Aamiin……..

Sumber:

  • Tempo.co
  • Tribunjogja.com
  • Vivanews.com
  • Angkringanwarta.com

www.pondokmaya.com

Iklan

32 thoughts on “Joko Widodo, Angin Segar dari Solo

  1. ehmmmm..hebat jokowi..
    walaupun tri tidak tinggal di jakarta, tapi prlu diingat jakarta tidak sama dengan surakarta.
    semoga yg terbaik deh buat jakarta πŸ™‚

  2. Yah, mari dicoba dulu ya, kita tunggu apakah pak jokowi bisa mengubah jakarta.
    Saya sih jujur aja, ga berharap banyak. Saya kagum dengan kinerja beliau selama di Solo (ga pernah ngambil gajinya sebagai walkot). Tapi, ini Jakarta, Bung, level-nya jauh berbeda dengan Solo yang “hanya” kota biasa. Jakarta itu kota sekaligus provinsi. :mrgreen:

    Sebenarnya saya cenderung ke dua calon, Faisal Basri ama Jokowi ini…. πŸ˜€

    • @Ulfa, Insya Allah pasti jadi. πŸ™‚
      @Asop, ya, Jakarta memang beda. Ada banyak level preman mulai dari kelas teri hingga kelas pejabat. Tapi mengingat bahwa Jokowi berani menentang Bibit Waluyo yang notabene atasannya, itu menunjukkan bahwa ia adalah orang yang berkarakter dan berprinsip. Mudah-mudahan tidak ada ancaman apapun yang bisa mempengaruhinya. πŸ™‚

  3. Aku dari Aceh melihat sosoknya juga kagum. Orang kita aneh: mengelu-elukan sosok Ahmadinejad yang katanya merakyat di Iran sana, tapi saat ada orang sendiri menampilak sikap sederhana malah dicibir atau dicurigai habis-habisan, kayak Jokowi dan Dahlan Iskan. Kalau terlalu sinis untuk menerima perubahan, kenapa tak bubarkan saja negara ini. Begitu dulu argumenku pada mereka yang mencibir sosok satu ini.

    Melihat orang-orang seperti beliau, aku masih memiliki harapan bahwa Indonesia akan menjadi lebih baik. Mungkin tidak secepat dan sehebat yang dikira. Tapi semua hal besar dimulai dari hal kecil. Mungkin dari membenahi ibukota lebih dulu, seperti ketika Ahmadinejad masih cuma berstatus walikota Teheran dulu.

  4. Mudahan Pak Joko Widodo tidak beda seperti waktu jadi walikota di Solo,semoga aja dia bisa memimpin kota Jakarta yang lebih baik dan lebih murah hati.Saya sih lihatnya waktu diusung oleh partai kebanggan saya( P**P) saya senang kali karena saya yakin dia Pemimpin yang cocok memimpin Ibu Kota Indonesia ini.AMIN

  5. saya kurang tahu tentang Joko Widodo ini …
    tapi setelah baca artikel ini sedikitnya mempunyai gambaran tentang karakter Joko Widodo …
    ya mudah2an saja beliau menjadi pemimpin yg bisa memegang amanah … πŸ˜‰

    • @Tuaffi, Aamiin…
      @Dhenok, yaa… DKI 1 juga dong, Dhe… πŸ™‚
      @Onesetia, kalo buat saya saat ini, yang penting nawaitu-nya adalah untuk kepentingan rakyat banyak. πŸ™‚
      @Zilko, sangat berharap dia akan terpilih. πŸ™‚

  6. semoga pak joko widodo bisa menjadi peminpin yang dapat di andalkan oleh masyarakat … dan apabila telah terpilih menjadi gurbernur DKI jakarta emoga memimpin dengan baik.

  7. sayang saya gak punya hak suara untuk memilih nih..ktp nya belum jakarta, masih ktp bandung..Tapi saya dukung sepenuhnya dalam lubuk hati terdalam untuk Jokowi jadi gubernur DKI selanjutnya, amin…
    oh ya beliau pun sudah minta restu dari warga Solo, ya beberapa warga Solo. keren bangettt

  8. semoga menjadi oase bagi kita ya pak. meski ia bukan dari partai yang tidak kita coblos kalau memang layak memimpin kita dukung. andai saya warga jakarta aku akan memilihnya meski partaiku tak menjagokannya.

  9. Kenyataannya dr calon2 DKI 1 lain cm jokowi yg punya prestasi (jelas) tentang perubahan suatu kota. Memang jkt pny sgunung masalah komplex yg jauh beda sama solo, tp mari kita beri org yg sdh jelas pny nilai plus ini sebuah kesempatan tuk membenahi jakarta

  10. Harapan saya Jokowi mau perhatiin tenaga harian lepas di layanan 24 jam puskesmas se Jakarta yg belum pernah jelas status untuk harapan masuk data base BKD. padahal kita uda lama bekerja….

  11. ANGIN BADAI TORNADO untuk Jakarta jika Jokowi yang terpilih . Belum tentu kondisi di Solo sama dengan di Jakarta, bisa-bisa hancur semua rencana2 yang sudah dijalankan oleh FAUZI BOWO.

    • Setidaknya dia sudah menunjukkan bahwa dia mampu memimpin sebuah kota. Memang kota Solo itu sangat kecil jika dibandingkan Jakarta. Tetapi segala sesuatunya memang diawali dari yang kecil dulu, kan? πŸ™‚

Ayo, Kasi Komentar doooong......

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s