Berbuka dengan Apa Sore Ini?

Tahan dulu niat anda untuk memesan sate kambing atau ikan bawal. Bukalah kulkas anda, mungkin di sana masih ada persediaan tempe dan tahu mentah?

Olah-lah tempe dan tahu tersebut, jadikan sebagai menu buka puasa sore ini. Nikmatilah momen saat anda mengkonsumsinya, karena mungkin itu adalah saat terakhir anda memakan tempe dan tahu.

Besok mungkin penganan tradisional ini masih ada, tapi harganya mungkin bersaing dengan sate kambing. Karena jumlah tahu dan tempe yang dijual besok tidak sebanding dengan permintaan.

Bagi anda yang belum tahu, saat ini pedagang tempe dan tahu melakukan aksi mogok. Karena harga kedelai, yang merupakan bahan dasar penganan ringan tersebut, melambung tinggi.

Indonesia sepertinya sedang paceklik kedelai. Pingin impor dari Amerika, ternyata di sana juga sedang paceklik sehingga harganya juga melonjak. Rumor yang saya dengar, pemerintah sedang menjajaki kemungkinan impor dari Brazil. Kelanjutan rumor ini masih saya tunggu.

Yang jelas saat ini sebagian perajin tahu dan tempe mulai membuang bahan baku mereka ke jalan, sebagai bagian dari aksi demo.

Bagaimana jadinya jika tahu dan tempe tidak lagi ada di Indonesia? Maka rakyat Indonesia tidak bisa lagi disebut bermental tempe. Sungguh menyedihkan!!! Dan bagaimana jika Malaysia akhirnya mengklaim tahu dan tempe sebagai warisan budaya mereka? Bagaimana kita bisa berargumen bahwa tahu dan tempe adalah milik kita? Jika di sini sudah tidak ada lagi penganan tersebut??

Tapi kita masih perlu bersyukur, karena singkong masih ada di Indonesia. Sehingga kita semua masih pantas disebut sebagai anak singkong.๐Ÿ™‚

21 thoughts on “Berbuka dengan Apa Sore Ini?

  1. kalau di rumah saya, yang paling panik adalah Mama mas, dari kemarin begitu abang tahu langganan ngasih tahu mau demo sampai hari Jumat, langsung nyetok tahu, tempe pun langsung pesan, jadi masih aman terkendali sampai hari Jumat
    mudahmudahan sabtu muncul lagi si tahu dan tempe, maklum usah jadi makanan pokok di rumah saya๐Ÿ˜€

  2. Eh ini teh beneran Mas? kok sedih ya bacanya. Kepikiran nanti mau makan apa kalo beneran kejadian. Ga makn ikan dan ga begitu suka daging. T.T

    btw thx infonya dan salam kenal.๐Ÿ™‚

  3. Disini tahu dan tempe juga ada yang menjual loh. Tahu nggak heran lah ya karena kan lebih “internasional” gitu, hehehe๐Ÿ˜€

    Btw, iya nih, tadi baca di sebuah laman koran online memang katanya tahu dan tempe sedang jarang ya di Indonesia?? Tidak disebutkan sih bahwa penyebabnya ternyata kekurangan bahan baku, yang mana cukup mengagetkan juga ya. Tahu dan tempe (terutama tempe) kan dua makanan yang Indonesia banget, dah ternyata Indonesia bisa kekurangan bahan bakunya?? Hmmmm

  4. Miris dengernya Om. Apalagi baca bait terakhir.๐Ÿ˜ฆ Mengapa yang sudah susah ditambah susah lagi ya? Bingung sama Negeri ini.๐Ÿ™„ Salahnya dimana sih Om? Kita sudah lama merdeka, tapi nyatanya kita masih terjajah oleh bangsa sendiri.
    Kembalikan Indonesiaku yang doeloe…………..

    • Kesalahannya? Mungkin karena posisi-posisi penting di negeri ini diisi oleh kaum amatir, bukan kalangan profesional yang memang menguasai bidangnya masing-masing. Bukan rahasia lagi kalau sebagian besar posisi menteri di negeri ini diisi oleh anggota partai koalisi pro pemerintah, bukan dipilih dari para dirjen yang berdedikasi di bidangnya selama puluhan tahun.

  5. Tetapi di Indonesia masih banyak Stok Kerupuk, OM.
    jadi masih bis disebut, mental kerupuk. hihihi

    Gak habis pikir, kenapa Indonesia bisa sampai impor kedelai ya?
    Padahal di Indonesia kan dominan pekerjaan Tani, Om.
    Mungkin yang bertani kedelai sedang ngambek kali ya, daging bisa dengan cepat naik, tapi tempe dari dulu gak naik2.๐Ÿ™‚

Ayo, Kasi Komentar doooong......

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s