200: Boikot Google dan Youtube?

demo anti film innocence of muslims

Demo anti film ‘Innocence of Muslims’

Sudah terungkap bahwa film Innocence of Muslims ternyata dibuat oleh orang yang kredibilitasnya buruk di mata orang Amerika sendiri. Ia bernama Nakoula Basseley. Orang ini memiliki banyak nama alias dan bahkan tidak tercatat sebagai warga Amerika dan tidak memiliki tempat tinggal yang jelas di sana. Saat ini ia bak menghilang ditelan bumi setelah muncul berbagai demonstrasi di berbagai belahan dunia.

Sebagian besar cast pemainnya ternyata juga tidak tahu kalau film tersebut dibuat untuk mendiskreditkan Islam dan Rasulullah. Mereka berusaha menuntut pihak rumah produksi secara hukum, sayangnya si biang kerok ternyata lari sembunyi.

Bagaimana kita bisa mengetahui adanya film tersebut? Seseorang telah meng-uploadnya ke Youtube dan jutaan pengguna internet telah melihatnya. Kemarahan-pun timbul dari berbagai penjuru. Marah kepada si pembuat film, itu wajar. Menginginkan agar film tersebut dihapus dari Youtube, wajar juga. Tapi marah kepada Youtube dan perusahaan induknya, Google, dan memboikot mereka? Lho, koq?

Youtube bukanlah pembuat film tersebut. Mereka hanya memberikan informasi bahwa saat ini ada film berjudul ‘Innocence of Muslims’ dan kita bisa melihat cuplikannya di website tersebut. Pantaskah mereka kita boikot? Jika seseorang menghina kita lewat telepon, apakah telepon tersebut harus kita buang? Jika Pak Pos mengantarkan surat berisi kabar buruk, haruskah Pak Pos kita tembak mati?

Walaupun merupakan layanan gratis, Youtube tidak bisa begitu saja menghapus video dari pelanggannya. Video yang bisa langsung mereka hapus adalah video yang melanggar hak cipta atau tidak memiliki izin penayangan dari pemilik asli video tersebut, atau mengandung unsur porno dan kekerasan. Selain video-video yang melanggar tersebut, Youtube tidak memiliki hak untuk menghapusnya walaupun, sekali lagi, layanan tersebut gratis. Mereka bisa mendapat tuntutan hukum dari pelanggan mereka sendiri jika mereka tetap melakukannya. Kecuali jika pemerintah AS sendiri, sebagai pihak yang memegang izin usaha Google,  yang memerintahkan agar video tersebut dihapus.

Kalau menutup sementara akses ke semua website Google hingga semua aksi ini mereda seperti yang telah dilakukan pemerintah Rusia dan China mungkin tidak apa-apa. Tapi kalau memboikot habis-habisan dengan niat untuk membangkrutkan Google? Lhooo…. Apa ngga salah jewer kita?

Update 1 Oktober 2012:

Pendapat Google tentang Innocence of Muslims

www.pondokmaya.com

22 thoughts on “200: Boikot Google dan Youtube?

    • Google itu terikat dengan aturan di Amerika, Idah. Mereka tidak boleh menyensor kebebasan berekspresi. Kalau pemerintah AS sudah memutuskan bahwa isi film tersebut adalah penghinaan dan diskriminasi, baru boleh dihapus oleh Google.

  1. Hampir seluruh belahan negara melakukan protes,tapi ntah kapan selesainya masalah ini.Ada yang bilang produsernya ditangkap,ada yang bilang di hukum mati…ntah mana yang benarnya.

  2. Menurut saya alasan google tidak mau blokir film itu dari search engine karena banyak yang mencari dan perujuk pertama adalah youtube yang tak lain punya google juga juga. Unsur bisnis yang membuat google bertahan.

  3. saya sekilas nonton film tersebut di youtube dan sebagai fakar perfilman🙂 hehehe..
    dari segi kualitas sinematografi film tersebut amat lah buruk… anggel2 dalam menggambil gambar juga amatir sekali….
    so film terebut secara kualitas adalah bad very2 bad.

    nah yang lebih buruk lagi adalah film terebut melecehkan menghinakan teladan umat islam Nabi besar Muhammad SAW, nah kalo sudah memburuk2an lalu dimana kita bisa menyatakan sebagai kebebasan berekspresi, apakah kebebasan berekspresi juga boleh disamakan dengan kebebasan menghina, tidak lah begitu adanya.

    didalam kebebasan berekspresi ada hak2, kehormatan2 orang lain yang tidak boleh dilanggar, ada HAM orang lain yang tidak boleh diambil. jika kebebasan berekspresi malah melindas hak/kehormatan lalu apakah harus diartikan :
    kebebasan berekspresi adalah kebebasan yang sebebas-bebasnya bebasa nilai, bebas moral, bebas hak….

    namun demikian, saya juga tidak sepenuhnya setuju dengan tindakan protes dalam bentuk anarkis, karena itu juga bisa dikatan sebagai tidakan kebebasan yang salah dalam mengekspresikannya…

    • Saya setuju bahwa kebebasan berekspresi juga harus ada batasnya. Tetapi yang kita bicarakan di sini adalah kebebasan berekspresi menurut undang-undang Amerika Serikat, di mana siapapun boleh menghina Presiden AS dan menjadikannya lelucon konyol.
      Google memang digunakan oleh pengguna internet di seluruh dunia, tetapi sebagai perusahaan yang dibangun di AS, Google harus tunduk pada aturan yang berlaku di AS.

  4. Dunia internet itu sendiri sudah sangat bebas dan se-bebas2nya, sepertinya pihak2 yang sangat berpengaruh seperti Google harus memberi batasan, saya berharap mereka tidak menerima hal2 yang berbau SARA seperti ini agar tidak terjadi hal buruk yang tidak diinginkan..

Ayo, Kasi Komentar doooong......

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s