Alex’s Factor

Alex

Tersingkirnya Alex Rudiart dari ajang X Factor Indonesia memang cukup mengejutkan. Terlebih karena para juri memilih untuk menyelamatkan Gede Bagus dari ‘Bottom Two’. Wajar jika Anggun memilih untuk menyelamatkan Gede Bagus, karena peserta asal Bali tersebut memang anak didiknya. Tetapi terasa tidak wajar saat Rossa dan Ahmad Dhani juga memilih untuk menyelamatkan Gede Bagus.

Secara kualitas, Alex memang jauh lebih baik daripada Gede Bagus. Alex juga berani memilih lagu dengan tingkat kesulitan tinggi yang memaksa pita suara dan lidahnya untuk bekerja keras. Dan biasanya ia berhasil menaklukkan lagu tersebut. Tentunya itu karena Alex sudah ditempa oleh pengalaman sebagai penyanyi profesional selama bertahun-tahun.

Sekarang Alex sudah tersingkir. Tidak apa-apa. Saya yakin target Alex untuk ikut ajang ini bukanlah menjadi juara. Yang dia inginkan adalah dikenal oleh masyarakat Indonesia sebagai penyanyi berbakat. Dan target itu, saya yakin, sudah tercapai.

Saya tahu, sebagian dari anda justru bersyukur karena Alex sudah tersingkir dari X Factor. Anda menganggap Alex telah berlaku curang karena datang ke X Factor sebagai penyanyi profesional. Betul?🙂

Perlu kita sama-sama ketahui bahwa tidak ada larangan bagi penyanyi profesional untuk tampil di X Factor. Yang dilarang adalah penyanyi yang sudah memiliki fanbase (basis penggemar) sebelum bertarung di X Factor. Lebih jelasnya, peserta X Factor bukanlah penyanyi yang sudah terkenal. Jadi, penyanyi sekelas Agnes Monika tidak mungkin bisa ikut mendaftar sebagai peserta X Factor.😀

Hei, tunggu dulu! Sebagai penyanyi profesional, sudah tentu Alex memiliki kualitas yang lebih baik dibandingkan peserta lainnya. Bukankah itu termasuk curang juga?

Lho, memang itu tujuan dari ajang ini. Yaitu menemukan bakat-bakat hebat yang selama ini tidak terdeteksi oleh para pemilik label musik besar di Indonesia. Para pemilik label ini sudah mengeluarkan biaya yang tidak sedikit untuk menemukan musisi dan penyanyi baru berbakat untuk dilatih dan diorbitkan. Mereka mengirimkan para pemandu bakat ke seluruh pelosok negeri demi untuk mendapatkan bakat-bakat baru ini. Sayangnya, tidak semua bakat baru tersebut berhasil ditemukan, sekeras apapun mereka berusaha mencarinya.

Dengan adanya ajang seperti X Factor dan Indonesian Idol, para pemilik label tersebut tidak perlu lagi menghabiskan waktu, uang dan tenaga untuk menemukan bakat-bakat baru. Para pemilik bakat itu sendiri yang akhirnya berinisiatif datang dan menunjukkan jati diri mereka pada ajang ini.

Sebelum Alex Rudiart mendaftar ke X Factor, ia sudah memiliki album yang gagal di pasaran. Dan namanya tidak pernah berhasil muncul ke permukaan dunia musik Indonesia, padahal ia adalah penyanyi berkualitas tinggi. Haruskah ia dan bakat hebatnya tersebut kita biarkan tenggelam? Atau kita beri ia, dan Alex-Alex lainnya, kesempatan untuk tampil dan dikenal oleh pemilik label besar?

Bagaimana, Sobat?🙂

3 thoughts on “Alex’s Factor

  1. Setidaknya walaupun mungkin Alex gagal menuju final (winner), bakatnya yang luar biasa jadi diketahui publik … TAKDIR berbicara meski banyak yang dikecewakan termasuk saya juga, hehhe

Ayo, Kasi Komentar doooong......

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s